NefaNews.Com BOLMUT – Sejumlah fasilitas umum yang berada di kawasan Pantai Wisata Pinagut, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara), dilaporkan mengalami kerusakan akibat ulah orang-orang yang tidak bertanggung jawab.
Kondisi ini menuai keprihatinan dari berbagai pihak, salah satunya Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Galaksi.
Ketua LSM Galaksi, Reinal Mokodompis, menyayangkan terjadinya aksi perusakan terhadap fasilitas wisata yang dibangun menggunakan anggaran pemerintah daerah tersebut.
Menurutnya, fasilitas tersebut merupakan aset daerah yang seharusnya dijaga bersama demi kepentingan masyarakat luas.
“Kami sangat menyayangkan adanya perusakan fasilitas di Pantai Wisata Pinagut. Ini aset daerah yang dibangun untuk menunjang pariwisata dan perekonomian masyarakat. Kalau dibiarkan, kerusakan akan semakin parah,” ujar Reinal Mokodompis.
Ia menegaskan bahwa lemahnya pengawasan menjadi salah satu faktor utama terjadinya aksi vandalisme di kawasan wisata tersebut. Oleh karena itu, Reinal meminta Pemerintah Daerah Kabupaten Boltara melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk meningkatkan pengamanan dengan melaksanakan patroli secara rutin selama 1×24 jam.
“Kami meminta Satpol PP melakukan patroli 1×24 jam agar aset-aset yang ada tidak terus dirusak oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Ini penting sebagai langkah pencegahan sekaligus memberikan efek jera,” tegasnya.
Selain patroli, Reinal juga mendorong adanya pemasangan rambu larangan serta penindakan tegas terhadap pelaku perusakan sesuai dengan aturan yang berlaku. Ia menilai, tanpa penegakan hukum yang serius, kawasan wisata Pinagut akan terus menjadi sasaran tindakan vandalisme.
Pantai Wisata Pinagut sendiri merupakan salah satu destinasi unggulan di Kabupaten Boltara yang kerap dikunjungi wisatawan lokal maupun luar daerah. Kerusakan fasilitas dinilai tidak hanya merugikan pemerintah daerah, tetapi juga berdampak langsung terhadap kenyamanan pengunjung serta citra pariwisata daerah.










