NEFAnews Com Manado — Sintia NC Bojoh dan Satrin Lasama resmi ditetapkan sebagai calon Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sulawesi Utara dan calon Ketua Dewan Kehormatan (DK) PWI Sulut.
Penetapan tersebut tertuang dalam surat keputusan PWI Pusat bernomor: 624/PWI-P/LXXX/III/2026. Dalam surat itu, PWI Pusat menetapkan empat nama sebagai calon Ketua PWI Sulut, yakni Faruk Langgaru, John Waslei Paransi, Merson Simbolon, dan Sintia NC Bojoh.
>Sementara itu, untuk calon Ketua Dewan Kehormatan (DK) PWI, ditetapkan tiga nama yaitu Fernandus Y. Adam, Ramin D. Wowor, dan Satrin Lasama.
Di antara empat kandidat Ketua PWI Sulut, Sintia NC Bojoh tampil membawa agenda perubahan yang cukup tegas. Ia menitikberatkan programnya pada pembenahan organisasi serta memperjuangkan hak-hak anggota yang selama ini dinilai belum optimal terpenuhi.
Saat dikonfirmasi, Sintia NC Bojoh menyampaikan komitmennya untuk menghadirkan PWI yang lebih profesional, transparan, dan berpihak kepada kesejahteraan anggota.
“Saya ingin PWI ke depan lebih solid, profesional, dan benar-benar menjadi rumah bagi seluruh wartawan. Perjuangan terhadap hak anggota menjadi prioritas utama,” ujar Sintia.
>Sementara itu, Satrin Lasama sebagai calon Ketua Dewan Kehormatan (DK) PWI Sulut menegaskan pentingnya menjaga marwah dan integritas organisasi.
“Dewan Kehormatan memiliki peran strategis dalam menjaga etika dan profesionalisme wartawan. Kami siap menjalankan fungsi tersebut secara objektif dan berintegritas,” singkat Satrin.
Dengan ditetapkannya para calon ini, proses pemilihan Ketua PWI dan DK PWI Sulawesi Utara dipastikan akan berlangsung kompetitif, dengan harapan menghasilkan kepemimpinan yang mampu membawa organisasi ke arah yang lebih baik.











