NEFANEWS.COM, KOTAMOBAGU — Beredarnya modus penipuan berkeduk scaming dikalangan masyarakat yang mengatasnamakan Wali Kota Kotamobagu, Rendy Virgiawn Mangkat (RVM), langsung mendapat tanggapan tanggapan serius dari pihak RVM Centre.
Melalui wadah ini, RVM menepis modus penipuan yang mencatut namanya guna mendapatkan keuntungan finansial, dengan mengimbau kepada masyarakat Kota Kotamobagu untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya aksi penipuan online melalui flatfrom Whatsapp yang mengatasnamakan dirinya.
“Ditegaskan bahwa jika ada pihak yang mengatasnamakan RVM dan meminta sesuatu, baik berupa uang, kode OTP, data pribadi, maupun informasi penting lainnya, maka hal tersebut dipastikan merupakan tindakan penipuan,” tegasnya.
Pihaknya juga meminta kepada masayarakat agar lebih bijak dan tidak mudah percaya jika mendapat telepon atau pun pesan singkat yang menjurus kepada permintaan yang merugikan finansial.
Masyarakat diminta untuk tidak mudah percaya dan tidak menanggapi permintaan mencurigakan dari pihak yang tidak jelas identitasnya. Langkah tegas yang perlu dilakukan adalah segera mengabaikan dan memblokir nomor tersebut. Selain itu, warga juga diimbau untuk melaporkan kejadian serupa kepada pihak berwenang atau melalui layanan resmi RVM Center agar dapat segera ditindaklanjuti,” ucap RVM.
Wakil Wali Kota Kotamobagu, RVM juga mengajak seluruh masyarakat untuk tetap waspada serta bijak dalam menyaring setiap informasi yang diterima, guna mencegah menjadi korban kejahatan digital.
“Jangan mudah percaya sebelum memastikan kebenaran informasi. Mari bersama-sama kita lawan penipuan dengan meningkatkan kewaspadaan,” pungkasnya.











