NEFAnews.com – Ribuan mahasiswa dari 7 Perguruan Tinggi (PT) dan organisasi kemahasiswaan di Bolaang Mongondow Raya (BMR) tampak memadati halaman Kantor DPRD Kotamobagu, Senin (2/9/2026).
Kehadiran ribuan mahasiswa ini di kawal ketat ratusan personel dari Polres Kotamobagu dibantu anggota Kodim 1303/BM.
Sempat diwarnai tawar menawar dengan pihak kepolisian, puluhan mahasiswa akhirnya berhasil memasuki ruang pertemuan gedung Drpd Kotamobagu guna bertatap langsung dengan legislator.
Disambut langsung Ketua DPRD Kotamobagu, Adrianus Mokoginta dan anggota dewan lainnya yang berjumlah 21 orang, orasi sempat terhenti akibat ketidakhadiran empat anggota dewan yang memicu kemarahan mahasiswa.
Melalui koordinator lapangan Muhammad Zakir Mokoginta., orasi akan dilanjutkan setelah keempat anggota dewan yang mangkir dihadirkan bersama -sama anggota lainnya guna mendengarkan
Anggota dewan tersebut yakni; Yunita Lontoh dan Heny Kaseger dari Partai Demokrasi Indonesia (PDI-P), Agus Suprianta dan Panji Merdeka Putra., masing – masing dari Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura).
Selang beberapa jam kemudian, keempat anggota dewan tersebut, akhirnya berhasil dijemput dan bergabung bersama anggota dewan lainnya yang sudah menunggu lama guna untuk mendengarkan orasi tuntutan mahasiswa.
Adapun tuntutan yang disampaikan mahasiswa melalui orasi di hadapan para anggota dewan menghasilkan nota kesepakatan antara DPRD dengan mahasiswa terkait pengawalan aspirasi masyarakat dalam Fungsi Legislasi dan Pengawasan yang meliputi 10 point.
1. DPRD mendukung dan mengawal penetapan Taman Kota sebagai taman kreatif, seni, dan literasi.
2. DPRD berkomitmen untuk mengawasi peningkatan kualitas pendidikan melalui regulasi dan alokasi anggaran.
3. DPRD mendorong pelibatan organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan dalam penyusunan RPJMD dan RKPD.
4. DPRD bersama Pemkot mempercepat pengesahan aturan pengelolaan sampah yang efisien.
5. DPRD berkomitmen mengawal anggaran pembangunan infrastruktur pelayanan publik.
6. DPRD mendorong penyediaan lapangan kerja melalui kebijakan strategis daerah.
7. DPRD mendukung pemberdayaan perempuan dan perlindungan dari pelecehan di ruang publik.
8. DPRD mendukung isu kesejahteraan buruh agar masuk dalam agenda pembahasan resmi lembaga.
9. DPRD memastikan implementasi E-APBD berjalan sesuai asas transparansi dan akuntabilitas.
10. DPRD mengawal peningkatan fasilitas kesehatan masyarakat Kota Kotamobagu.
Aksi demo melibatkan organisasi mahasiswa Bolaang Mongondow Raya (BMR) seperti; Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Perhimpunan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Mahasiswa dari Tujuh Perguruan Tinggi se Bolaang Mongondow Raya diantatanya Universitas Dumoga Kotamobagu (UDK), STIE Widya Darma, Institute Kesehatan, dan Teknis Graha Media (IKTGM) Kotamobagu, STIMIK Kotamobagu, FOTMASI Boltim, KPMI Bogani, Persatuan Ojek BMR, dan Masyarakat BMR.
Dee.










