Asisten I Rapat Bersama Camat, Sangadi dan Lurah Wujudkan Kotamobagu “BERSAHABAT”

Asisten I Pemkot Kotamobagu, Sahaya Mokoginta saat memimpin rapat bersama para camat dan Kepala desa serta lurah se Kotamobagu.

NEFAnews.com, KOTAMOBAGU – Untuk mewujudkan visi dan misi Kotamobagu yang “BERSAHABAT” Pemerintah Kotamobagu melalui Asisten I Bidang Pemerintahan Sekretariat Daerah Kota Kotamobagu, Sahaya S. Mokoginta, S.STP., ME, menggelar rapat bersama para camat dan sangadi se-Kota Kotamobagu.

Rapat tersebut akan menjadi langkah awal dalam memperkuat koordinasi serta menyelaraskan pelaksanaan pemerintahan umum dari tingkat kota hingga desa, demi mewujudkan.

Adapun agenda pertemuan membahas landasan penguatan tata kelola pemerintahan yang efektif, terintegrasi, dan berorientasi untuk penyamaan Persepsi dalam penyelenggaraan pemerintahan agar tidak terjadi perbedaan penafsiran kebijakan, tumpang tindih tugas, maupun kekosongan pelaksanaan kegiatan di lapangan, Pola Koordinasi Pemerintahan Berjenjang dan Lintas Perangkat Daerah.

Dalam keterangannya, Sahaya Mokoginta mengaskan peran Asisten I yang kerap menjadi pihak pertama dihubungi dalam berbagai persoalan pemerintahan bukanlah bentuk pelimpahan tanggung jawab.

“Kondisi tersebut bukan semata-mata menunjukkan posisi Asisten I sebagai penyangga (buffer), melainkan sebagai SIMPUL koordinasi strategis dalam Pola Koordinasi Pemerintahan Berjenjang dan Lintas Perangkat Daerah hingga ke tingkat desa. Posisi ini menjadi titik temu koordinasi vertikal antara OPD, kecamatan, dan desa, sekaligus memperkuat koordinasi horizontal antar perangkat daerah,” ujar Sahaya.

Sahaya menambahkan, pentingnya keselarasan program pembangunan dari tingkat pusat hingga desa dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat melalui forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di tingkat desa, kecamatan, hingga daerah.

Sahaya juga menegaskan, komitmennya untuk terus memperkuat koordinasi dan tata kelola pemerintahan.

“Keaktifan dan kehadiran dalam forum-forum koordinasi seperti ini juga menjadi bentuk respek dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas, demi memastikan seluruh program pembangunan berjalan selaras, kolaboratif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat hingga ke tingkat desa,” tandasnya.

Dee.

 

 

 

banner1

Pos terkait