Bupati & Wabup Bolmut Hadiri Tulude, Tradisi Sangihe Ditegaskan Sebagai Perekat Keberagaman

NefaNews.Com BOLMUT – Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Dr. Sirajudin Lasena, SE., M.Ec.Dev, didampingi Wakil Bupati Mohammad Aditya Pontoh, S.IP, menghadiri Pesta Adat Tulude masyarakat Sangihe yang digelar di Desa Mokoditek, Kecamatan Bolangitang Barat, Sabtu (31/01/2026)

Pesta Adat Tulude merupakan tradisi tahunan masyarakat Sangihe sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan atas penyertaan dan berkat sepanjang tahun, sekaligus doa untuk menyongsong tahun yang baru dengan harapan dan kebersamaan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bolmut, Wakapolres Boltara Kompol Abdulrahman Faudji, S.H., M.H, Wakil Ketua DPRD Boltara Drs. Hi. Depri Pontoh, Ny. Dra. Ainun Pontoh Talibo, Asisten III Setda Boltara Dr. H. Abdul Nazarudin Maloho, S.Pd, M.Si, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bolmut Fadly Tadjudin Usup, SE., MM.

Hadir pula Tokoh Adat Pulau Sangihe Anton Serang, S.Pd, tokoh masyarakat, tokoh agama, di antaranya Pdt. Ibu Stien Keni, M.Th selaku Wakil Sekretaris BPS GMIBM, bersama para pendeta dan gembala dari berbagai denominasi gereja, serta seluruh tamu undangan.

Dalam sambutannya, Bupati Bolmut Dr. Sirajudin Lasena menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Pesta Adat Tulude sebagai bentuk pelestarian budaya dan kearifan lokal masyarakat Sangihe di Bolaang Mongondow Utara.
“Pesta Adat Tulude bukan sekadar tradisi seremonial, tetapi mengandung nilai spiritual, persaudaraan, dan kebersamaan yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda,” ujar Bupati.

Bupati juga menegaskan komitmen Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara untuk terus mendukung kegiatan-kegiatan adat dan budaya sebagai bagian dari kekayaan daerah serta perekat persatuan di tengah keberagaman masyarakat.
Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh kekeluargaan, ditandai dengan prosesi adat, doa bersama, serta pertunjukan budaya khas Sangihe yang disambut antusias oleh masyarakat.

Disela sela-sepa  kegiatan tersebut saat awak media bersua dengan Wakil Bupati Mohammad Aditya Pontoh menyampaikan bahwa Pesta Adat Tulude memiliki makna penting dalam memperkuat persatuan dan identitas budaya masyarakat.

“Melalui Pesta Adat Tulude ini, kita diingatkan akan pentingnya rasa syukur, kebersamaan, serta semangat gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat. Tradisi seperti ini harus terus kita jaga agar nilai-nilai luhur budaya tetap hidup di tengah perkembangan zaman,” ungkap Wakil Bupati.

banner1

Pos terkait