Danramil 1301-02/Siau Kapten Inf Steven Tedy Joseph Bersama Anggotanya Terus Melakukan Upaya Pencarian Korban

Nefanews.com SITARO – Banjir bandang melanda wilayah Kecamatan Siau Timur dan beberapa titik di Kecamatan Siau Barat Kabupaten Kepulauan Sitaro, Senin (5/1/2026) dini hari sekitar pukul 02.30 WITA. Bencana tersebut dipicu curah hujan deras yang berlangsung lama disertai angin kencang.

Wilayah terdampak meliputi Sondangbahu (Sondang Lindongan III, Kelurahan Bahu), Bumbiha, dan Peling Batusenggo. Material banjir berupa tanah, batu, dan pohon tumbang menutup akses jalan penghubung antara Kelurahan Bahu dan Pangirolong, Kecamatan Siau Timur dan Siau Timur Selatan, sehingga arus lalu lintas tidak dapat dilalui.

Hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi sejak malam hari menyebabkan debit air meningkat secara signifikan. Kondisi tersebut memicu banjir bandang yang menerjang kawasan permukiman warga dan menutup akses jalan antarwilayah.

Danramil 1301-02/Siau, Kapten Inf Steven Tedy Joseph, mengatakan pihaknya saat ini masih melakukan upaya pencarian terhadap korban yang belum ditemukan serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan unsur terkait lainnya.

“Kami bersama anggota Koramil 02/Siau terus melakukan pencarian korban yang masih hilang, sekaligus membantu pembersihan material banjir dan mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana susulan,” ucapnya.

Berdasarkan data sementara, banjir bandang mengakibatkan lima unit rumah hilang terseret arus. Selain itu, lima warga dilaporkan meninggal dunia, 14 luka-luka sementara delapan orang lainnya masih dinyatakan hilang dan dalam proses pencarian.

Hingga saat ini, proses pencarian korban masih terus dilakukan oleh Koramil 1301-02/Siau, dibantu aparat Kepolisian dan masyarakat setempat.

Pihak berwenang mengimbau masyarakat di wilayah rawan bencana untuk meningkatkan kewaspadaan serta segera melaporkan kepada aparat setempat apabila terjadi tanda-tanda banjir atau longsor susulan.

(Andry)

banner1

Pos terkait