NEFANEWS.COM, Bolmong – Terdapat satu calon jemaah haji (CJH), asal Bolaang Mongondow (Bolmong), terpaksa harus menunda keberangkatannya melalui jalur Embarkasi Balikpapan menuju Tanah Suci Makkah Al Mukaromah, Arab Saudi.
Berdasarkan informasi resmi dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolmong, Calon jemaah haji asal Bolmong tersebut, terindikasi mengalami gangguan kesehatan dengan resiko tinggi mengidap Hipertensi berdasarkan pemeriksaan kesehatan oleh tim medis yang telah disiapkan Pemkab Bolmong untuk mendampingi CJH selama pelaksanaan ibadah haji hingga di Tanah Suci, hingga kembali ke tanah air.
Calon jemaah tersebut, berasal dari Desa Mopuya, Kecamatan Dumoga tersebut, yang kemudian oleh tim medis di rujuk ke Rumah Sakit Kanujoso Balikpapan, guna mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Berdasarkan hasil diagonosaa pemeriksaan EKG. Echo X – ray dan laboratorium, yang bersangkutan positif mengalami tekanan darah tinggi atau Hypertensi, dan dinyatakan belum memenuhi syarat untuk keberangkatan haji. Dan saat ini, bersangkutan mendapat rekomendasi dari tim ahli kedokteran rumah sakit setempat untuk sementara dirawat di diruang ICU guna mendapatkan perawat intensif.
Sementara, laporan lain melaporkan bahwa juga terdapat 16 CJH lainnya yang beresiko tinggi yakni dikarenakan faktor lanjut usia atau lansia.
Meski demikian, selain 1 orang CJH yang masih membutuhkan perawatan di RS Kanujoso Balikpapan, jamaah lainnya akan diberangkatkan menuju Jedah, Arab Saudi.
Adapun jemaah yang saat ini masih dirawat di ruang ICU RS Kanujoso Balikpapan, didampingi oleh dua tim media utusan pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow. */Dee.









