Nefanews BOLMONG – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) terus melakukan pencocokan dan pendataan tenaga pendidik di seluruh satuan pendidikan, mulai dari Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP). Langkah ini dilakukan guna memastikan ketersediaan dan pemerataan guru sesuai kebutuhan riil di setiap sekolah, (28/01/2026).
Kegiatan rekonsiliasi data tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Bolmong, Dony Lumenta, dan dihadiri Kepala BKPP Umarudin Amba, Sekretaris Dinas Pendidikan Abdullah Podomi, Kepala Bagian Organisasi Jenli Mongilong, serta jajaran kepala bidang, kepala seksi Dinas Pendidikan, dan para pengawas sekolah.
Wakil Bupati Dony Lumenta menjelaskan bahwa rekonsiliasi ini berkaitan erat dengan penyusunan peta jabatan guru di sekolah-sekolah. Peta jabatan tersebut menjadi instrumen penting dalam memetakan struktur dan jenis jabatan tenaga pendidik secara sistematis dan terukur.
“Peta jabatan ini merupakan proses pemetaan struktur dan jenis jabatan tenaga pendidikan agar penempatannya sesuai kebutuhan dan kompetensi,” ujar Dony Lumenta.
Selain itu, rapat juga membahas jumlah pegawai, baik aparatur sipil negara (PNS) maupun pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), yang disesuaikan dengan hasil analisis beban kerja serta keahlian masing-masing tenaga pendidik.
“Tujuannya untuk mengetahui kebutuhan riil guru, melihat apakah terjadi kelebihan atau kekurangan tenaga pendidik, sekaligus menilai efektivitas struktur organisasi di sekolah,” jelasnya.
Dony Lumenta menegaskan agar tim yang telah dibentuk segera turun langsung ke sekolah-sekolah untuk melakukan pendataan faktual. Pendataan tersebut meliputi inventarisasi data pegawai serta pengisian data riil jumlah guru dan tenaga kependidikan yang saat ini bertugas di setiap satuan pendidikan.
Ia berharap langkah ini dapat menjadi dasar yang kuat dalam penataan dan pemerataan tenaga pendidik di Kabupaten Bolaang Mongondow agar kebijakan pendidikan ke depan lebih tepat sasaran, berkeadilan, dan berkelanjutan. (**)










