Gelombang Wisatawan Asing Asal Taiwan Kunjungi Sulut, Gubernur Ajak Masyarakat Jadi Tuan Rumah Yang Ramah

Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling saat menjemput 148 wisatawan asal Taiwan.

NEFAnews.com, SULUT – Pesona keindahan alam Sulawesi Utara (Sulut) dan masyarakatnya yang ramah (The Land of Smile), menjadi alasan para wisatawan asing (Foreign Tourist), untuk mengunjungi kota yang di juluki Bumi Nyiur Melambai yang indah permai.

Gelombang wisatawan asing pun mulai berdatangan. Tadi siang, Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE menyambut langsung kedatangan 134 wisatawan asal Taiwan dalam penerbangan perdana (inaugural flight) rute Taipei–Manado–Taipei di Bandar Udara Internasional Sam Ratulangi, Sabtu (14/2/2026).

‎Penerbangan langsung yang dilayani maskapai TransNusa ini menjadi momentum penting kebangkitan konektivitas internasional Sulut, khususnya dengan pasar wisatawan Taiwan yang dinilai sangat potensial.

‎Salah satu pemilik Travel Coco’s, Lentono, menyebut pasar Taiwan sebagai paket wisata yang menjanjikan bagi Sulut.

‎Ia mengungkapkan, pembukaan kembali rute ini merupakan gagasan lama yang sempat berjalan bertahun-tahun lalu, namun kemudian terhenti.

“Taiwan ini paket yang potensial. Penerbangan ini sudah lama kita gagas dan pernah berjalan bertahun-tahun lalu, kemudian berhenti. Sekarang dibuka kembali penerbangan langsung. Sebelumnya wisatawan Taiwan ke Sulut cukup sulit karena rutenya panjang. Saat ini sudah bisa langsung,” ungkapnya.

‎Sementara itu, Deputi Pengembangan Penyelenggara Kegiatan Pariwisata Kementerian Pariwisata, Vincensius Jemadu, berharap Sulut dapat berkembang menjadi hub pariwisata Indonesia Timur.

“Kami harapkan Sulut menjadi hub Indonesia Timur. Setelah Bali, Manado bisa menjadi salah satunya. Penerbangan perdana ini bisa meningkatkan konektivitas,” harapnya.

‎Ia juga mengakui bahwa menghadirkan penerbangan langsung dari luar negeri bukan hal mudah. Maskapai selalu mempertimbangkan aspek cost and benefit sebelum membuka rute internasional.

‎Meski demikian, pihaknya optimistis, di bawah kepemimpinan Gubernur Yulius yang mendapat arahan khusus dari Presiden, sektor pariwisata Sulut akan tumbuh semakin pesat.

‎Menariknya, Jemadu menambahkan bahwa masyarakat Taiwan dikenal sebagai pengkonsumsi ikan cukup tinggi di dunia. Hal ini membuka peluang ekspor produk laut Sulut, khususnya tuna, ke pasar Taiwan.

‎Terkait tingginya minat pelancong asal Taiwan ke Bumi Nyiur Melambai, Gubernur Sulut, Yulius menyampaikan terima kasih dan apresiasi serta rasa syukur atas terwujudnya penerbangan langsung tersebut.

“Saya atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara mengucapkan banyak terima kasih. Ini perjuangan dari Kementerian Pariwisata. Saya waktu itu bertemu dengan Ibu Menteri dan menitipkan untuk ikut mempromosikan Sulawesi Utara, termasuk saat beliau ke luar negeri,” ucap Gubernur.

‎Gubernur menambahkan, pembukaan rute ini merupakan hasil kerja keras bersama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta pihak swasta seperti Coco’s Travel.

‎”Puji Tuhan, hari ini proses yang cukup panjang bisa kita laksanakan penerbangan pertama. Ini bukan hanya saat ini saja. Setiap lima hari ke depan kita akan kedatangan lagi dari Taipei. Kami di Sulawesi Utara akan menyiapkan segalanya dengan baik,” imbuhnya.

‎Gubernur mengajak kepada seluruh masyarakat Sulawesi keramahan masyarakat untuk menjadi tuan rumah yang baik bagi para wisatawan mancanegara. **

 

banner1

Pos terkait