NefaNews.Com BOLMUT – Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Kuala resmi menggelar rapat umum yang menghadirkan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, serta tokoh pemuda Desa Kuala.
Rapat umum tersebut digelar sebagai tindak lanjut atas pengunduran diri Kepala Desa Kuala, Israfil Mokodompis, dari jabatannya sebagai kepala desa.
Dalam forum tersebut, Israfil Mokodompis secara tegas menyampaikan niatnya untuk mengundurkan diri sebagai Kepala Desa Kuala. Ia mengaku sudah tidak mampu lagi menjalankan tugas pemerintahan secara maksimal karena kondisi kesehatannya yang terus menurun.
Namun, pernyataan pengunduran diri tersebut mendapat respons berbeda dari para tokoh masyarakat. Seluruh tokoh yang hadir secara bulat menyatakan masih menginginkan Israfil Mokodompis untuk tetap memimpin Desa Kuala hingga akhir masa jabatannya periode 2022–2029.
Tokoh masyarakat menilai kepemimpinan Israfil selama ini berjalan baik dan masih dibutuhkan untuk menjaga stabilitas serta kelangsungan pembangunan desa.
Diketahui, alasan utama Israfil mengajukan pengunduran diri adalah karena merasa sudah tidak efektif lagi dalam menjalankan roda pemerintahan desa akibat kondisi sakit yang dideritanya.
Saat ditemui awak media usai rapat umum, Israfil Mokodompis menyampaikan bahwa keputusannya bukan tanpa pertimbangan matang.
“Saya mengambil keputusan ini karena kondisi kesehatan saya yang belum stabil. Saya khawatir tidak bisa menjalankan tugas secara maksimal seperti yang diharapkan masyarakat,” ujar Israfil.
Meski demikian, ia mengaku terharu atas dukungan dan kepercayaan yang masih diberikan oleh masyarakat Desa Kuala kepadanya.
“Saya sangat berterima kasih atas dukungan masyarakat. Ini menjadi motivasi besar bagi saya,” tambahnya.
Sementara itu, BPD Desa Kuala menyatakan akan menindaklanjuti hasil rapat tersebut dengan berkoordinasi bersama pihak kecamatan dan pemerintah daerah guna mencari solusi terbaik demi keberlangsungan pemerintahan desa.










