Tertimbun Longsor Saat Bekerja, Warga Bolmut Rifaldi Datunsolang Belum Ditemukan, Keluarga Pertanyakan Tanggung Jawab PT HTE

NefaNews.Com BOLMUT – Rifaldi Datunsolang, warga Kecamatan Bintauna, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), hingga kini belum ditemukan setelah menjadi korban tanah longsor saat bekerja di PT Halmahera Transportasi Energi (HTE), sebuah perusahaan yang bergerak di bidang pengelolaan logistik dan transportasi untuk kegiatan pertambangan nikel di Halmahera.

Peristiwa Naas tersebut terjadi pada 16 Januari 2026. Dalam kejadian itu, dilaporkan dua orang pekerja tertimbun material longsor. Selain Rifaldi Datunsolang yang merupakan warga Bolmut, satu korban lainnya diketahui berasal dari Kabupaten Enrekang, Provinsi Sulawesi Selatan.

Hingga saat ini, proses pencarian terhadap kedua korban masih belum membuahkan hasil. Kondisi ini menimbulkan keprihatinan mendalam bagi pihak keluarga, khususnya keluarga Rifaldi Datunsolang yang terus menunggu kepastian nasib anggota keluarganya.

Pihak keluarga korban menyayangkan minimnya informasi yang diterima sejak kejadian tersebut. Mereka menilai PT HTE belum memberikan penjelasan secara terbuka dan menyeluruh terkait insiden longsor maupun perkembangan upaya pencarian korban.

“Kami mendesak adanya transparansi dari pihak perusahaan. Sampai sekarang keluarga belum mendapatkan informasi yang jelas terkait kejadian ini maupun langkah-langkah yang telah dilakukan,” ungkap perwakilan keluarga korban.

Keluarga berharap PT HTE dapat bersikap kooperatif, terbuka, serta bertanggung jawab dalam memberikan informasi resmi terkait insiden tersebut, sekaligus memastikan upaya maksimal dalam proses pencarian korban yang masih tertimbun material longsor.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PT Halmahera Transportasi Energi (HTE) terkait tuntutan keluarga korban maupun perkembangan terbaru penanganan insiden tanah longsor tersebut.

banner1

Pos terkait