Pemkot Kotamobagu Terima Bantuan Satu Unit Bus Pengangkut Sampah dari PT Midi Utama Indonesia “Alfamidi”

Photo. Pemkot Kotamobagu melalui Asisten II, Noval Manoppo., terima satu unit Bus pengangkut sampah dari PT. Midi Utama Indonesia (Alfamidi).

NEFAnews.com, KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu menerima bantuan dari PT. Midi Utama Indonesia Tbk, berupa satu unit Mobil pengangkut sampah.

Bantuan mobil pengangkut sampah oleh pihak management perusahaan ritel Alfamidi tersebut, sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap kebersihan lingkungan di wilayah Kota Kotamobagu.

Bantuan tersebut diterima pihak Pemkot Kotamobagu melalui Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Noval Manoppo., didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Kotamobagu, Erwin Pasambuna, dan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Kotamobagu, Meike Sompotan., yang juga turut dihadiri oleh perwakilan manajemen Alfamidi.

Mewakili Pemerintah Kota Kotamobagu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Kotamobagu, Erwin Pasambuna, menyampaikan ucapan terima kasih kepada PT.Midi Utama Indonesia Tbk, atas perhatian dan kontribusi dalam menjaga Bu lingkungan yang bersih dan sehat di wilayah Kota Kotamobagu.

“Bantuan ini tentu sangat berarti bagi kami, khususnya dalam meningkatkan pelayanan kebersihan di wilayah Kota Kotamobagu. Atas nama pemerintah dan seluruh masyarakat, kami menyampaikan terima kasih kepada pihak AlfaMidi yang telah menunjukkan kepedulian nyata, dengan memberikan bantuan satu unit mobil pengangkut sampah untuk daerah ini,” ucap Erwin usai kegiatan penyerahan di halaman kantor Wali Kota Kotamobagu, kamis (26/2/2026).

Erwin menambahkan, bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan pihak swasta dalam menciptakan lingkungan yang bersih, merupakan wujud nyata membangun daerah yang sehat.

“Persoalan kebersihan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, tetapi juga membutuhkan dukungan dan partisipasi seluruh elemen masyarakat, termasuk dunia usaha. Kolaborasi lintas sektor sangat dibutuhkan agar program penataan dan pengelolaan lingkungan dapat berjalan maksimal serta berkelanjutan,”tandasnya. *

 

 

banner1

Pos terkait