NEFAnews Com BOLMUT – Pembangunan Batch III Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Kementerian Kesehatan RI terus digenjot. Proyek strategis dengan nilai anggaran lebih dari Rp128 miliar ini dikerjakan oleh PT Brantas Abipraya.
Pada hari ini, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kementerian Kesehatan RI, Fajar Agung Nugroho, melakukan peninjauan langsung ke lokasi proyek. Ia didampingi oleh Sugeng Hermawan untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai target.
Kedatangan rombongan disambut langsung oleh tim pelaksana proyek, yakni Rahmat Rizani selaku Project Manager, Rizky Catur sebagai Site Operasi Manager, serta M. Himmaturrijal C.A Umar.
Dalam peninjauan tersebut, Fajar Agung Nugroho menegaskan pentingnya menjaga kualitas pekerjaan serta ketepatan waktu penyelesaian proyek.
“Kami ingin memastikan pembangunan RSUD Bolmut ini berjalan sesuai perencanaan, baik dari sisi kualitas, keselamatan kerja, maupun waktu penyelesaian, sehingga dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat,” ujarnya di lokasi proyek.
Di tempat yang sama, Project Manager PT Brantas Abipraya, Rahmat Rizani, menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen menyelesaikan pekerjaan sesuai target yang telah ditetapkan.
“Kami terus mengoptimalkan seluruh sumber daya di lapangan agar progres pekerjaan tetap berjalan maksimal, dengan tetap mengutamakan kualitas dan keselamatan kerja,” ungkapnya.
Dengan adanya pembangunan Batch III ini, RSUD Bolmut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas dan mutu pelayanan kesehatan, sehingga masyarakat tidak lagi harus dirujuk ke daerah lain untuk mendapatkan layanan medis yang lebih lengkap.











