Pemkab Boltim Gelar Pelatihan Manajemen Kasus dan Standar Layanan Perlindungan Anak dan Perempuan

Suasan kegiatan Pelatihan Manajemen Kasus dan Standar Layanan Perlindungan Perempuan dan Anak Kabupaten Boltim Tahun 2026.

NEFANEWS.COM, Boltim – Pemerintah Kabupaten (Pemkab)Bolaang Mongondow Timur (Boltim), berkomitmen meningkatkan standar kualitas pelayanan terhadap Perlindungan Perempuan dan Anak, dalam hal pemenuhanan kebutuhan hukum.

Untuk memaksimalkan pendampingan dan perlindungan hukum terhadap anak dan perempuan, Pemkab Boltim mengelar Pelatihan Manajemen Kasus dan Standar Layanan Perlindungan Perempuan dan Anak Kabupaten Boltim Tahun 2026, yang digelaelr di Hotel Sutan Raja Kotamobagu. Rabu (20/6/2026).

Kegiatan yang digagas Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kabupaten Boltim melalui Bidang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak tersebut, dibuka secara reami oleh Wakil Bupati Bolti, Argo V. Sumaiku.

Mewakili Bupati, dalam sambutan Argo Sumaiku menyampaikan apresiasi sekaligus menegaskan bahwa kegitan tersebut merupakan respon nyata terhadap kompleksitas permasalahan kekerasan yang ada di lapangan.

“Penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak tidak cukup hanya bermodalkan niat baik semata. Kita memerlukan pendekatan yang sistematis, terukur, serta profesional agar penanganannya tepat sasaran,” ujar Argo Sumaiku.

Ia berharap, seluruh peserta dan petugas lapangan mampu memahami konsep secara mendalam, menerapkan praktik terbaik, serta memiliki keterampilan yang solid dalam mengelola dan mengawal kasus dari awal hingga akhir proses hukum dan pendampingan.

Wabup juga menegaskan bahwa langkah perlindungan anak dari tindak kekerasan menuntut sinergi dan komitmen kolektif yang kuat dari semua elemen pemerintahan dan aparat penegak hukum.

Komitmen ini menjadi sangat krusial mengingat Kabupaten Bolaang Mongondow Timur berhasil menorehkan prestasi gemilang di tingkat regional.

“Mari kita bersama-sama menguatkan tekad, komitmen, dan bersinergi menyatukan langkah. Upaya mewujudkan masyarakat yang cinta anak ini merupakan wujud nyata keseriusan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur yang telah sukses mempertahankan predikat sebagai Kabupaten Layak Anak selama 3 tahun berturut-turut,” tegas Wabup.

Wabub juga mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan momentum pelatihan ini secara optimal guna membangun kerja sama tim yang solid antar-instansi.

“Dengan membaca Bismillahirrahmanirrahim, saya atas nama Bupati Bolaang Mongondow Timur, secara resmi membuka Kegiatan Pelatihan Manajemen Kasus dan Standar Layanan Perlindungan Perempuan dan Anak Kabupaten Bolaang Mongondow Timur Tahun 2026,” tandasnya.

Sementara itu, dalam laporan panitia pelaksana, Kepala Dinas P3A Boltim Olfa Buntuan, menjelaskan bahwa kegiatan pelatihan ini berlangsung selama dua hari, yakni Rabu 20 Mei hingga Kamis 21 Mei 2026. Para peserta kegiatan terdiri dari perwakilan seluruh Puskesmas dan Kantor Kecamatan se-Boltim, UPTD P3A, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, RS Pratama, Unit PPA Polres Boltim, unsur Pengacara, Psikolog dan MTs Bongkudai.

Kegiatan menghadirkan pemateri dari Kejaksaan Negeri Kotamobagu, Kasie Pidum Kejari Kotamobagu, Wabup Boltim Argo V Sumaiku, dan Dinas P3A Provinsi Sulawesi Utara.

Turut hadir pada acara tersebut Anggota DPRD Boltim yakni sekretaris komisi III Ny. Lucia K. Sumaiku Mokoginta, Amd.Kep dan anggota Komisi III dr. Cherry Komaling.*

 

 

 

banner1

Pos terkait