NEFAnews.Com, BOLMUT – Menjelang pertandingan final Piala Dunia 2026, Kapolres Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), AKBP Andhika Fitransyah, S.I.K., M.I.K., mengimbau seluruh masyarakat dan pencinta sepak bola agar menjaga keamanan dan ketertiban selama menyaksikan pertandingan, baik di rumah maupun di lokasi nonton bareng.
Euforia pertandingan final diperkirakan akan menarik perhatian masyarakat di berbagai wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. Karena itu, Kapolres mengajak seluruh pendukung tim untuk menikmati pertandingan secara aman, damai dan penuh rasa persaudaraan.
“Silakan memberikan dukungan kepada tim kesayangan masing-masing, tetapi tetap menjaga keamanan, ketertiban dan menghormati masyarakat di sekitar lokasi nonton bareng,” imbau AKBP Andhika.
Kapolres menyampaikan lima imbauan penting kepada masyarakat selama berlangsungnya pertandingan final Piala Dunia 2026.
1. Menjunjung Tinggi Sportivitas
Masyarakat diminta menjadikan pertandingan sepak bola sebagai hiburan yang dapat mempererat kebersamaan. Perbedaan pilihan dan dukungan terhadap tim tertentu tidak boleh menjadi pemicu perselisihan, saling mengejek secara berlebihan maupun tindakan yang dapat menimbulkan keributan.
Kapolres mengingatkan masyarakat agar menerima hasil pertandingan dengan sikap dewasa dan sportif. Kemenangan maupun kekalahan merupakan bagian dari sebuah kompetisi olahraga.
2. Tidak Mengonsumsi Alkohol atau Minuman Keras
Masyarakat diimbau tidak mengonsumsi minuman beralkohol atau minuman keras ketika menyaksikan pertandingan. Konsumsi minuman keras dinilai dapat memengaruhi kesadaran dan memicu tindakan emosional yang berpotensi mengganggu keamanan serta ketertiban.
Panitia maupun pengelola lokasi nonton bareng juga diminta mengawasi area kegiatan dan tidak memberikan ruang bagi peredaran ataupun konsumsi minuman keras.
3. Tidak Membawa Senjata Tajam, Mercon dan Barang Terlarang
Kapolres menegaskan agar masyarakat tidak membawa senjata tajam, petasan, mercon maupun barang-barang terlarang ke lokasi nonton bareng.
Penggunaan mercon dan petasan dapat mengganggu kenyamanan masyarakat, menimbulkan kebakaran serta membahayakan keselamatan penonton. Sementara membawa senjata tajam dan barang terlarang dapat memicu gangguan keamanan dan berujung pada proses hukum.
4. Menjaga Kebersihan dan Ketertiban
Seluruh masyarakat yang mengikuti kegiatan nonton bareng diminta menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan.
Penonton juga diharapkan menjaga ketertiban, tidak membuat suara berlebihan yang mengganggu warga sekitar, tidak menutup akses jalan serta memarkir kendaraan dengan rapi agar tidak menyebabkan kemacetan maupun menghambat pengguna jalan lainnya.
5. Menghargai Perbedaan dan Menjaga Persatuan
Kapolres mengajak masyarakat untuk menghargai setiap perbedaan pilihan. Dukungan terhadap tim sepak bola tidak boleh merusak hubungan persaudaraan, persahabatan maupun kerukunan di tengah masyarakat.
“Jadikan momentum final Piala Dunia sebagai sarana hiburan dan mempererat silaturahmi. Jangan sampai perbedaan tim yang didukung justru menimbulkan perselisihan,” tegasnya.
AKBP Andhika juga meminta panitia penyelenggara nonton bareng agar berkoordinasi dengan aparat keamanan setempat. Panitia diharapkan menyiapkan lokasi yang aman, memperhatikan kapasitas penonton, menyediakan tempat parkir serta memastikan kegiatan berlangsung tanpa mengganggu masyarakat sekitar.
Kapolres berharap seluruh rangkaian kegiatan nonton bareng final Piala Dunia 2026 di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara dapat berlangsung aman, tertib dan kondusif.
“Mari bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban. Rayakan pesta sepak bola dunia dengan gembira, sportif dan tetap mengutamakan persatuan,” pungkas Kapolres.










