NEFAnews.Com BITUNG – Di tengah kondisi cuaca ekstrem dan kekeringan panjang yang melanda sebagian wilayah Indonesia, termasuk Sulawesi Utara, jajaran TNI Angkatan Darat menunjukkan kepedulian spiritual yang mendalam.
Merespons perintah langsung Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Secata Resimen Induk Kodam (Rindam) XIII/Merdeka menggelar Sholat Istisqa’ (mohon hujan) dan doa bersama demi keselamatan bangsa dan negara.
Kegiatan yang berlangsung penuh khidmat ini dilaksanakan serentak di dua lokasi, yaitu Lapangan Hitam dan Ruangan Transit Secata Rindam XIII/Merdeka, Kelurahan Girian Indah, Kecamatan Girian, Kota Bitung, pada Senin (14/9/2026).
Acara ini dihadiri oleh seluruh prajurit mulai dari tingkat Tamtama, Bintara, hingga Perwira, serta pengurus Persit KCK Ranting 2 Secata.
Komandan Secata Rindam XIII/Merdeka, Letkol Inf Ade Rohmat Wahyudin, S.I.P., M.H.I., M.Sc., memimpin langsung rangkaian kegiatan tersebut. Ia tampak didampingi oleh Ketua Persit KCK Ranting 2 Secata, dr. Rezky Ade Rohmat, yang turut khusyuk mengikuti prosesi doa.
Menghormati keragaman keyakinan, kegiatan ini dilaksanakan secara terpisah namun dalam satu semangat persatuan. Para prajurit dan personel Muslim melaksanakan Sholat Istisqa’ berjamaah di Lapangan Hitam,
Sementara prajurit Nasrani melaksanakan ibadah dan doa bersama di Ruangan Transit. Langkah ini menegaskan bahwa meski berbeda cara beribadah, tujuan mereka satu: memohon rahmat Tuhan Yang Maha Esa untuk menurunkan hujan dan melindungi Indonesia dari bencana alam.
Dalam keterangannya, Dansecata Letkol Inf Ade Rohmat Wahyudin menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepatuhan terhadap instruksi pimpinan tertinggi TNI sekaligus bentuk empati terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan.
“Sholat Istisqa’ dan doa bersama ini sangat penting bagi seluruh prajurit dan masyarakat. Kita berserah diri kepada Tuhan, memohon agar musim kemarau ini segera berakhir, sumber air kembali pulih, dan bangsa kita senantiasa diberikan keselamatan serta kedamaian,” ujarnya.
Ia berharap, doa yang dipanjatkan dengan penuh ketulusan ini dapat dikabulkan oleh Allah SWT, sehingga kehidupan masyarakat dapat kembali normal dan aktivitas perekonomian tidak terganggu akibat krisis air.
Melalui momen spiritual ini, Secata Rindam XIII/Merdeka mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap optimis dan memperkuat ikatan batin melalui doa. Kehadiran para prajurit yang berdoa bersama menjadi simbol bahwa TNI tidak hanya siap menjaga kedaulatan negara dengan senjata, tetapi juga dengan kekuatan spiritual dan doa untuk kesejahteraan rakyat.









