NEFAnews.BOLMUT — Di tengah beredarnya informasi dan pemberitaan mengenai dugaan operasi tangkap tangan (OTT) yang melibatkan Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) bersama sejumlah pihak dari jajaran SKPD di Jakarta, Wakil Bupati Bolmut Mohammad Aditya Pontoh, S.IP., mengimbau seluruh masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi.
Wabup Aditya mengajak masyarakat untuk tidak terburu-buru mengambil kesimpulan atas informasi yang beredar. Ia meminta agar seluruh pihak tetap menghormati proses yang sedang berlangsung dan memberikan ruang kepada pihak berwenang untuk menyampaikan informasi maupun keputusan secara resmi.
“Mari kita sama-sama mendoakan beliau, semoga bisa menyelesaikan persoalan ini sampai tuntas dan bisa kembali memimpin daerah,” ujar Aditya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi terkait berbagai pemberitaan yang beredar, terlebih terhadap informasi yang belum mendapatkan penjelasan resmi dari pihak berwenang.
“Mari kita jangan berspekulasi terhadap pemberitaan-pemberitaan yang ada. Kita hormati, kita hargai prosesnya dan mari kita tunggu keputusan dari pihak yang berwenang,” imbaunya.
Aditya berharap masyarakat Bolmut tetap menjaga ketenangan, persatuan, dan kondusivitas daerah di tengah situasi yang menjadi perhatian publik.
Ia menegaskan pentingnya masyarakat menyikapi setiap informasi secara bijak serta tidak menyebarkan informasi yang belum terkonfirmasi kebenarannya.









