NEFANEWS.COM, MANADO – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara terus memperkuat transformasi birokrasi melalui inovasi tata kelola pemerintahan yang modern, tertib, dan akuntabel. Salah satu langkah strategis yang didorong adalah pengembangan Record Center di Biro Umum Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Sulawesi Utara.
Komitmen tersebut diperkuat melalui audiensi Kepala Biro Umum Setdaprov Sulut, Ni Putu Ani, dengan Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya di Jakarta. Pertemuan ini membahas terobosan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan pemerintahan.
Inisiatif tersebut sejalan dengan visi dan misi Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus, S.E., khususnya Misi ke-7 tentang peningkatan tata kelola pemerintahan yang baik.
Pengembangan Record Center bukan sekadar pembenahan ruang penyimpanan dokumen. Lebih dari itu, langkah ini diarahkan untuk memperkuat pengelolaan arsip dan aset agar lebih tertib, sistematis, modern, serta dapat dipertanggungjawabkan.
Tata kelola arsip yang baik menjadi bagian penting dalam mendukung administrasi pemerintahan, menjaga ketersediaan dokumen, dan meningkatkan efektivitas kerja perangkat daerah.
Di bawah kepemimpinan Gubernur Yulius Selvanus, Biro Umum Setdaprov Sulut didorong untuk menghadirkan perubahan nyata dalam pelayanan, dengan mengedepankan prinsip cepat, bersih, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Kepala Biro Umum Ni Putu Ani menyatakan komitmennya mendukung proyek perubahan melalui pembangunan Record Center sebagai bagian dari upaya memperkuat kualitas tata kelola internal pemerintahan.
Wamendagri Bima Arya mengapresiasi langkah progresif Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dalam mendorong inovasi untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan.
Apresiasi tersebut menjadi dorongan bagi Pemprov Sulut untuk terus mengembangkan terobosan yang tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga memberikan dampak terhadap efektivitas kerja birokrasi dan kualitas pelayanan publik.
Bagi Pemprov Sulut, reformasi birokrasi tidak cukup hanya diwujudkan melalui kebijakan dan program kerja. Perubahan juga harus menyentuh sistem kerja internal, termasuk pengelolaan dokumen dan aset yang menjadi bagian penting dari administrasi pemerintahan.
Melalui pengembangan Record Center, Pemprov Sulut menegaskan komitmennya membangun birokrasi yang lebih tertata, transparan, dan akuntabel.
Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya menerjemahkan visi Gubernur Yulius Selvanus ke dalam pembenahan sistem pemerintahan yang terukur, sehingga tata kelola yang baik tidak berhenti pada slogan, tetapi diwujudkan melalui inovasi dan perbaikan pelayanan secara berkelanjutan.
Dee.









