NEFANEWS.COM, BOLTIM – Relokasi bukan sekadar perpindahan tempat tinggal, tetapi juga tentang membangun harapan baru bagi masyarakat. Semangat inilah yang mengiringi peresmian relokasi tahap pertama bagi 20 kepala keluarga (KK) dari Dusun 5, Desa Kotabunan, ke kawasan perumahan Griya Prima, Desa Bulawan II, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Rabu (28/10/2026).
Bupati Boltim, Oskar Manoppo, S.E., M.M., yang meresmikan langsung relokasi tersebut, menegaskan pentingnya komitmen semua pihak agar proses perpindahan warga berjalan baik dan memberikan manfaat nyata bagi keluarga penerima.
Kegiatan ini turut dihadiri Ketua DPRD Boltim, pimpinan dan jajaran PT Asa, Sekretaris Daerah Moh. Iksan Pangalima, S.Pi., M.A.P., unsur Forkopimda atau perwakilannya, serta jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Boltim. Hadir pula camat, sangadi, perangkat Desa Kotabunan dan Desa Bulawan II, serta keluarga penerima relokasi.
Dalam sambutannya, Oskar menyampaikan apresiasi kepada PT Asa, masyarakat, dan seluruh pihak yang telah membangun kesepakatan bersama hingga relokasi tahap pertama dapat direalisasikan.
Menurutnya, keberhasilan proses relokasi tidak berhenti pada penyerahan rumah, tetapi harus dilanjutkan dengan pemenuhan komitmen yang telah disepakati, termasuk pemenuhan hak-hak warga serta kebutuhan lain yang berkaitan dengan perpindahan dan penyesuaian di lingkungan baru.
Bupati secara khusus mengingatkan PT Asa agar konsisten menjalankan seluruh kesepakatan. Ia juga meminta pemerintah desa, terutama Desa Kotabunan dan Desa Bulawan II, untuk aktif mendampingi warga agar dapat beradaptasi dengan lingkungan tempat tinggal yang baru.
“Pemerintah daerah mendorong agar kegiatan investasi di daerah dapat berjalan seiring dengan tanggung jawab sosial dan kepedulian terhadap masyarakat,” menjadi salah satu pesan penting dalam kegiatan tersebut.
Bagi pemerintah daerah, pendampingan terhadap warga menjadi bagian penting agar relokasi tidak hanya menghadirkan tempat tinggal baru, tetapi juga membuka peluang bagi masyarakat untuk melanjutkan kehidupan dengan lebih baik.
Peresmian relokasi ditandai dengan penyerahan kunci rumah secara simbolis kepada perwakilan keluarga penerima. Pada kesempatan yang sama, diserahkan pula bantuan modal usaha dan bantuan melalui program Satu Kepala Keluarga, Satu Manfaat.
Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu keluarga penerima dalam menata kehidupan di lingkungan baru, sekaligus mendorong kemandirian ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan mereka.
Bupati Oskar berharap kawasan perumahan Griya Prima dapat menjadi tempat yang nyaman bagi warga untuk membangun kehidupan keluarga dan menatap masa depan dengan optimisme.
“Semoga tempat tinggal yang baru ini menjadi tempat tumbuhnya harapan baru, membawa kebaikan bagi keluarga bapak/ibu sekalian, dan menjadi bagian dari upaya bersama dalam mewujudkan masyarakat Bolaang Mongondow Timur yang semakin sejahtera,” ucap Oskar.
Relokasi tahap pertama ini menjadi langkah penting dalam proses perpindahan warga dari Dusun 5, Desa Kotabunan. Namun, keberhasilan program tersebut ke depan juga akan ditentukan oleh konsistensi pemenuhan komitmen, keberlanjutan pendampingan pemerintah, serta kemampuan warga untuk membangun kehidupan yang lebih baik di tempat tinggal yang baru.
Dengan demikian, rumah yang diserahkan bukan hanya menjadi tempat berteduh, melainkan juga titik awal bagi keluarga penerima relokasi untuk menata kembali kehidupan dan memperkuat masa depan mereka. **









