Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Bupati Aditya Pontoh Dukung Perluasan Akses Keuangan bagi Masyarakat Bolmut

NEFAnews.Com BOLMUT – Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Mohammad Aditya Pontoh, S.IP., menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (Rakornas TPAKD) Tahun 2026 yang dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di JIExpo Convention Centre, Kemayoran, Jakarta, Kamis (22/10/2026).

Kegiatan nasional tersebut menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan yang inklusif, merata, dan berkelanjutan.

Dalam arahannya, Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi terbentuknya TPAKD di seluruh provinsi, kabupaten, dan kota di Indonesia pada akhir 2024. Keberadaan TPAKD dinilai menjadi fondasi penting untuk memperluas inklusi keuangan hingga ke wilayah pelosok sekaligus membuka kesempatan ekonomi yang lebih merata bagi masyarakat.

Presiden juga menyoroti penyaluran kredit bagi rakyat yang telah mencapai sekitar Rp53 triliun dengan dua juta penerima manfaat. Pemerintah menargetkan peningkatan penyaluran hingga Rp400 triliun pada tahun mendatang untuk menjangkau sekitar 28 juta keluarga, khususnya petani, nelayan, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta masyarakat berpenghasilan rendah.

Selain memperluas akses pembiayaan, Presiden menekankan pentingnya menjaga kekayaan nasional, menertibkan konsesi yang tidak produktif, memperkuat pengawasan terhadap pelanggaran, meningkatkan efisiensi badan usaha milik negara (BUMN), serta mengoptimalkan aset negara demi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat sesuai amanat Pasal 33 dan Pasal 34 UUD 1945.

Rakornas TPAKD 2026 mengusung tema “Percepatan Akses Keuangan Berkelanjutan untuk Kesejahteraan Rakyat Indonesia”, dengan fokus pada penguatan kolaborasi lintas sektor untuk memastikan layanan keuangan dapat dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.

Usai mengikuti kegiatan tersebut, Mohammad Aditya Pontoh menyampaikan bahwa Rakornas TPAKD merupakan forum penting untuk menyelaraskan kebijakan dan program pemerintah pusat dengan kebutuhan pemerintah daerah, terutama dalam mempercepat akses keuangan bagi masyarakat.

Menurutnya, akses terhadap layanan keuangan yang memadai menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan dukungan pembiayaan yang tepat, masyarakat diharapkan memiliki peluang lebih besar untuk mengembangkan usaha, meningkatkan produktivitas, serta memperkuat kemandirian ekonomi keluarga.

Bagi Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, percepatan akses keuangan diharapkan memberikan manfaat nyata bagi pelaku UMKM, petani, nelayan, dan kelompok masyarakat produktif lainnya.

Melalui penguatan program TPAKD, pemerintah daerah diharapkan dapat mendorong perluasan akses terhadap layanan perbankan, pembiayaan usaha, tabungan, serta berbagai produk keuangan formal yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan masyarakat.

Kemudahan akses pembiayaan yang tepat sasaran dapat membantu pelaku UMKM mengembangkan usaha, meningkatkan kapasitas produksi, memperluas pemasaran, hingga membuka peluang kerja baru. Sementara itu, bagi petani dan nelayan, dukungan layanan keuangan dapat menjadi salah satu faktor pendukung peningkatan produktivitas dan keberlanjutan usaha.

Di sisi lain, peningkatan literasi keuangan juga menjadi perhatian penting agar masyarakat mampu mengelola keuangan secara bijak, memahami produk keuangan, memilih layanan yang aman, serta menghindari pinjaman ilegal dan praktik keuangan yang merugikan.

Partisipasi Pemerintah Kabupaten Bolmut dalam Rakornas ini menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat, perbankan, lembaga jasa keuangan, dan para pemangku kepentingan lainnya.

Hasil koordinasi tersebut diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui program-program konkret yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat Bolmut, termasuk masyarakat di wilayah pedesaan.

Dengan demikian, percepatan akses keuangan tidak hanya berorientasi pada perluasan layanan perbankan dan pembiayaan, tetapi juga pada peningkatan kesempatan ekonomi, penguatan usaha masyarakat, penciptaan lapangan kerja, serta pemerataan kesejahteraan.

Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara diharapkan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak agar program TPAKD dapat berjalan efektif dan manfaatnya dirasakan secara luas oleh masyarakat.

Pos terkait