NafaNews BOLMUT – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-X Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) yang dijadwalkan berlangsung pada 6–7 Januari 2026, dinamika politik internal mulai menghangat.
Di tengah persiapan tersebut, nama Wakil Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Mohammad Aditya Pontoh, S.IP, (MAP) ramai diperbincangkan di kalangan kader PPP Sulawesi Utara. Sejumlah kader menilai, Aditya merupakan figur muda yang memiliki pengalaman birokrasi, kemampuan komunikasi politik, serta jaringan yang luas di berbagai kalangan.
Munculnya nama MAP disebut sebagai bagian dari harapan kader agar PPP Sulut ke depan dapat lebih solid, adaptif, dan mampu memperkuat basis dukungan hingga ke tingkat akar rumput. Meski demikian, hingga kini belum ada pernyataan resmi dari MAP terkait sikap politiknya menghadapi Muswil X.
Sementara itu, panitia Muswil memastikan bahwa seluruh proses akan berlangsung demokratis dan mengedepankan musyawarah mufakat. Figur-figur yang muncul diharapkan mampu membawa energi baru sekaligus memperkuat konsolidasi partai di wilayah Sulawesi Utara.
Muswil X PPP Sulut dipandang sebagai momentum penting untuk melakukan evaluasi, penataan organisasi, serta penyusunan strategi menghadapi agenda politik ke depan.








