NEFANEWS.COM – Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), yakni Oskar Manoppo dan Argo Sumaiku., pada pilkada tahun 2024, berhasil meraup suara mengungguli pasangan Sam Sachrul Mamonto (SSM) – Rusmin Mokoagow (RM), yang kemudian dilantik langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto bersama 959 kepala daerah dan wakil kepala daerah hasil Pilkada 2024, untuk masa jabatan 2025-2030 di Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (20/2/2025)
100 hari kerja mengawali pemerintahan, bukan sim salabim, lantas mampu merubah tatanan pemerintahan dan menjadikan Boltim sesuai visi dan misi sebagaimana yang diharapkan serta sesuai dengan apa yang tertuang dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJM) Daerah.
Nakmun demikian, pasangan yang akrab sapa OPPO – ARGO ini, mampu melewati 100 hari kerja nyaris tanpa cela tanpa melakukan perubahan tatanan pemerintahan karena sadar betul bahwa roda pemerintahan saat itu merupakan lanjutan dari pemerintahan sebelumnya, sehingga keduanya mengedepankan profesional kerja birokrasi dengan tetap melanjutkan program pemerintahan sebelumnya tanpa embel – embel dan hasrat politik, agar berjalan sebagaimana semestinya.
Keduanya tidak menampik bahwa capaian pemerintahan sebelumnya berdampak positif diawal pemerintahannya yang mungkin sebagian orang menganggap sebuah prestasi kedua pasangan tersebut, nakmun sebagian masyarakat paham bahwa itu capaian di masa pemerintahan SMM – OPPO.
Kepemimpinan OPPO -ARGO dinilai dari sisi pemerintahan, terbilang jauh dari hasrat politik. Disaat daerah lain gencar melakukan perombankan besar – besaran, pihaknya justru hanya fokus terhadap perbaikan sistem serta menata pemerintahan.
Sejauh ini pasangan ini belum banyak melakukan perombakan struktur kepemerintahan. Tahun 2025, melakukan pergeseran jabatan dan pengisian jabatan di 13 posisi dilingkup pemerintahan yakni pada jabatan administrasi dan pengawas tepat di bulan November 2025. Kemudian melantik 25 pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemkab Boltim untuk penyegaran organisasi dan optimalisasi kinerja pada Maret 2026, dan 1 April 2026, dilaporkan adanya penunjukan 5 ASN sebagai Pelaksana Tugas (Plt) untuk mengisi posisi strategis.
Sejak dilantik, OPPO – ARGO hanya memiliki sedikit peluang dalam melakukan perubahan anggaran dikarenakan kesesuaian anggaran daerah, dimana sejak awal pemerintahan OPPO -ARGO secara nasional terdampak Efeisiesi Anggaran, sehingga kebijakan pemerintahan mengacu pada program nasional untuk skala prioritas. Sehingga program visi misi banyak dikesampingkan.
Pemangkasan anggaran dari semua bidang ini bertujuan untuk mensukseskan program presiden, diantaranya program Makan Bergisi Gratis (MBG) dan Koperasi Merah Putih (KMP), sehingga kepemimpinan keduanya tak sepenuhnya berjalan maksimal dikarenakan keterbatasan anggaran yang juga turut dirasakan di seluruh daerah di Indonesia.
Meski di tengah – tengah efisiensi anggaran, capaian Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025, anggaran Pendapatan Daerah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boltim, mencapai Rp616,53 miliar. Angka tersebut dikategorikan naik 13,89% dibanding anggaran Pendapatan Daerah tahun lalu. Artinya, selama periode Januari 2025 hingga September 2025, realisasi Pendapatan Daerah Pemkab Bolaang Mongondow Timur mencapai Rp234,37 miliar atau setara 38,01% dari anggaran Pendapatan Daerah 2025 yang bersumber dari dana transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD): Rp216,18 miliar. Total pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp10,38 miliar, dan Pendapatan Lainnya: Rp7,82 miliar.
Tak hanya fokus pada capaian PAD, OPPO – ARGO juga melakukan upaya pemenuhan kebutuhan hukum bagi masyarakat melalui program pembentukan Pos Bantuan Hukum Desa di wilayah Boltim yang diresmikan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Hendrik Pagiling, yang dirangkaikan pelatihan Paralegal Desa/Kelurahan se-Sulut, serta penandatanganan kesepakatan bersama antara Kanwil Kementerian Hukum Sulut dan Pemerintah Kabupaten/Kota se-Sulut. Kegiatan tersebut digelar di Graha Gubernuran Manado, Kamis (26/2/2026).
Di bidang kesehatan, pemerintahan OPPO – ARGO berkomitmen terhadap ketersediaan stok obat – obatan dan pelayanan dengan memperkuat tata kelola perencanaan serta pelaporan kebutuhan obat di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan, baik puskesmas maupun rumah sakit dengan melakukan Pembinaan Pelaporan dan Evaluasi Kepatuhan Rencana Kebutuhan Obat (RKO).
Untuk infrastruktur, pemerintahan ini berkomitmen membangun daerah dengan terus memperhatikan fasilitas umum diantaranya peningkatan dan pengaspalan jalan di Matabulu Kecamatan Nuangan yang bertujuan untuk memudahkan akses masyarakat serta peningkatan taraf ekonomi.
Sebagai seorang birokrasi yang berpengalaman di bidang tata kelola keuangan, Oskar Manoppo bersama pasangannya Argo Sumaiku. OPPO berkomitmen untuk terus meningkatkan tata kelola keuangan daerah yang transparan dan akuntabel, dengan menginstruksikan kepada seluruh pimpinan OPD agar segera menindaklanjuti setiap catatan dan rekomendasi yang disampaikan oleh BPK RI sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) mencatat capaian positif dalam pembangunan daerah sepanjang Tahun Anggaran 2025, tercatat dalam Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ), yang menunjukkan bahwa pembangunan Pemkab Boltim menunjukkan Tren Positif.
Selain capaian diatas, masih banyak lagi capaian dan prestasi dari semua bidang yang telah diraih baik di tingkat provinsi maupun nasional, yang menunjukan komitmen keduanya dalam membangun dan memajukan daerah Boltim lebih baik lagi.
Kebijakan umum anggaran dan prioritas plafon anggaran sementara pada tahun – tahun pemerintahan OPPO – ARGO, pada dasarnya ditata di dalam RPJMD 2025–2029 untuk mewujudkan visi pembangunan ‘Bangkit Bekerja Membangun Desa Menuju Bolaang Mongondow Timur Sejahtera dan Berkelanjutan”
Secara keseluruhan, kepemimpinan Oskar Manoppo dan Argo Sumaiku diproyeksikan akan membawa arah pembangunan Boltim yang lebih terencana, berkelanjutan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat, dengan landasan kuat pada pengalaman manajemen dan komitmen terhadap integritas.
Oskar juga aktif membangun sinergi dengan pemerintah provinsi, pusat, serta berbagai instansi dan organisasi masyarakat untuk mendukung pembangunan daerah.
Oskar dikenal sebagai sosok yang tegas dan menekankan pada evaluasi kinerja. Diprediksi akan ada upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kompetensi ASN, menegakkan disiplin, dan memastikan setiap jabatan diisi oleh orang yang tepat dan bertanggung jawab.
Dengan pengalaman lebih dari dua dekade di bidang pengelolaan keuangan daerah, Oskar diprediksi akan terus memperkuat sistem tata kelola yang bersih, akuntabel, dan transparan. Serta fokus pada optimalisasi pendapatan daerah, efisiensi belanja, serta peningkatan kualitas laporan keuangan agar mendapatkan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) secara konsisten.
Sementara Wakil Bupati, Argo Sumaiku yang memulai karir politik sebagai Anggota DPRD Bolaang Mongondow Timur pada tahun 2009 dan berhasil terpilih kembali selama tiga periode berturut-turut (2009-2014, 2014-2019, 2019-2024). Dikenal aktif dan vokal dalam memperjuangkan aspirasi rakyat serta berkontribusi dalam pembentukan kebijakan daerah.
Bersama Bupati Oskar Manoppo, Argo berkomitmen untuk membawa Bolaang Mongondow Timur menjadi daerah yang lebih maju, sejahtera, dan berkelanjutan.
Tampil dengan karakter tersendiri, Argo mampu mengimbangi dan melengkapi tugas pemerintahan sebagai pelayanan publik, Dimana dalam perannya, Ia mengajak seluruh elemen masyarakat dan aparatur untuk bekerja sama dengan semangat gotong royong demi kemajuan bersama.
Kolaborasi dan hubungan yang harmonis dengan Wakil Bupati Argo Sumaiku menjadi modal utama. Prediksi menunjukkan bahwa kerja sama yang solid ini akan terus terjaga, sehingga program pembangunan dapat berjalan lancar dan tepat sasaran.
Kekompakan antara Oskar Manoppo dan Argo Sumaiku acap kali terlihat dalam setiap pelaksanaan tugas pemerintahan sehari-hari dan kegiatan sosial masyarakat.
Keduanya dinilai tetap solid dan sejalan dalam mengambil kebijakan serta menjalankan berbagai program pembangunan di daerah.
Sejumlah agenda penting yang dilaksanakan belakangan ini menunjukkan sinergi kuat antara Bupati dan Wakil Bupati. Mulai dari kegiatan pelayanan masyarakat, koordinasi lintas sektor, hingga pengambilan keputusan strategis, keduanya tampak saling mendukung dan melengkapi.
Dalam berbagai kesempatan, Oskar Manoppo menegaskan pentingnya kerja sama yang harmonis antara pimpinan daerah demi memastikan roda pemerintahan berjalan optimal. Ia juga mengapresiasi peran aktif Wakil Bupati dalam membantu mengawal program-program prioritas.
Sementara itu, Argo Sumaiku menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung kepemimpinan Bupati dalam mewujudkan visi dan misi daerah. Menurutnya, kekompakan menjadi kunci utama dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.
Masyarakat pun memberikan respons positif terhadap hubungan kerja yang harmonis tersebut. Mereka berharap sinergi antara Bupati dan Wakil Bupati dapat terus terjaga, sehingga pembangunan di daerah dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh lapisan masyarakat.
Dee.











