NEFAnews.com, Sulut. Bencana alam banjir bandang yang melanda wilayah Siau, Kabupaten Kepulauan Sitaro, menuai empati dari masyarakat dan sejumlah elemen di Sulawesi Utara (Sulut).
Pemerintah Provinsi Sulut sendiri langsung cepat tanggap menyalurkan sejumlah bantuan logistik serta kebutuhan hidup sehari-hari warga masyarakat Kepulauan Sitaro yang terdampak banjir bandang.
Gubernur Sulut, Yulius Selvanus Komaling (YSK), usai melakukan apel perdana tadi pagi langsung memberi intruksi untuk segera menyalurkan bantuan terutama bantuan logistik dan bahan pokok kebutuhan hidup sehari-hari.
“Saya atas nama Pribadi dan Pemerintah provinsi sulut menyampaikan duka yang mendalam atas peristiwa banjir bandang yang terjadi di siau, kami sangat prihatin dengan kejadian ini,” ujar Gubernur Yulius.
Gubernur Yulius telah memerintahkan jajaran terkait di Pemprov Sulut untuk segera memberikan bantuan Alat berat dan bantuan logistik berupa; puluhan ton beras, kebutuhan bayi, lansia, pakaian, kasur, dan sembako.
“Bencana alam yang melanda saudara kita di Siau adalah duka kita bersama. Dan bantuan ini adalah bentuk solidaritas dan tanggung jawab pemerintah. Semoga bantuan ini segera tiba dan tepat sasaran,” ucap Gubernur saat mengecek bantuan langsung dari Palka Kapal di Pelabuhan Manado. Senin (5/1/2026)
Adapun penyaluran bantuan dilepas secara simbolis oleh Gubernur Sulut di pelabuhan utama manado, sekaligus melakukan pengecekan hingga ke palka kapal pengangkut bantuan.
Selain bantuan dari Pemprov Sulut, Ketua TP-PKK yang juga Ketua Pembina Posyandu Sulut, Ny. Anik Selvanus., turut ambil bagian dalam meringankan beban warga masyarakat Kepulauan. Sitaro yang terdampak banjir bandang berupa:
1. Susu Lansia 50 dos.
2. Susu Menyusui 50 dos
3. Susu Remaja 50 dos
4. Biskuit Bayi 50 dos
5. Susu Lansia Anlene 40 Pack
6. Biskuit Regal 90 Bungkus
7. Kasur 50 Lembar
8. Selimut 50 lembar
9. KidsWare 50 Paket
10. Biskuit Khong guan : 10 Kaleng
11. Biskuit Hatari : 5 Kaleng
12. Biskuit Roma Kelapa : 10 Kaleng
13. Biskuit Nissin Coconut : 5 Kaleng
14. Biskuit Marie Regal : 3 Kaleng
15. Mie Instan Sedap : 10 dos
16. Ikan Blek Atan Sarden : 3 dos
17. Minyak goreng Bimoli : 3 dos
18. Aqus botol sedang : 10 dos
Data sementara menyebutkan korban akibat terjangan banjir bandang tercatat sebanyak 11 orang meninggal dunia, 4 orang dinyatakan hilang, dan 18 orang mengalami luka-luka, serta kerugian materil yang belum terdata.
Wilayah terdampak banjir meliputi; Kelurahan Paniki, Kelurahan Paseng, Kelurahan Bahu, Kampung Bumbiha, Kampung Peling, Kampung Laghaeng, Kampung Batusenggo, Kampung Beong, dan Kampung Salili.*/Dee








