NEFAnews.Com BOLMUT – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) terus berupaya meningkatkan transparansi serta kualitas pelayanan kepada masyarakat. Salah satu langkah yang dilakukan yakni dengan memasang Stiker Whistleblowing System (WBS) di sejumlah titik strategis di lingkungan rumah sakit.
Direktur RSUD Bolmut, drg. Firlia Mokoagow-Mokoginta, saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa pemasangan Whistleblowing System merupakan bentuk komitmen pihak rumah sakit dalam mendorong keterbukaan serta meningkatkan mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Menurutnya, saat ini stiker Whistleblowing System telah dipasang di beberapa titik penting di rumah sakit, di antaranya Unit Gawat Darurat (UGD) dan Instalasi Rawat Jalan, sehingga mudah diakses oleh masyarakat maupun internal rumah sakit.
“Pemasangan WBS ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam meningkatkan transparansi dan kualitas pelayanan di RSUD Bolmut,” ujar drg. Firlia.
Ia menambahkan, pemasangan stiker tersebut bertujuan untuk memudahkan masyarakat maupun pegawai internal rumah sakit dalam melaporkan jika ditemukan adanya dugaan penyimpangan ataupun pelayanan yang kurang memuaskan.
“Melalui stiker ini, masyarakat cukup memindai atau scan QR Code yang tersedia untuk menyampaikan laporan secara langsung. Sistem ini dirancang agar laporan yang masuk tetap aman serta menjaga kerahasiaan pelapor,” jelasnya.
Dengan adanya Whistleblowing System ini, RSUD Bolmut berharap masyarakat dapat turut berperan aktif dalam mengawasi pelayanan kesehatan sehingga tercipta budaya kerja yang lebih transparan, profesional, dan berintegritas.
“Melalui sistem ini, mari bersama kita bangun budaya kerja yang berintegritas demi pelayanan kesehatan yang lebih baik bagi seluruh masyarakat Bolaang Mongondow Utara,” pungkasnya.











