Jembatan Dengi  Makan Korban, Nyawa Irfan Melayang dalam Kecelakaan Tunggal

NEFAnews.Com BOLMUT – Kecelakaan lalu lintas tunggal yang menewaskan seorang pengendara kembali terjadi di ruas Jalan Trans Sulawesi, tepatnya di Jembatan Desa Dengi, Kecamatan Pinogaluman, Kamis (7/5/2026) sekitar pukul 22.10 WITA. Insiden ini kini mulai memicu sorotan serius terhadap faktor keselamatan di lokasi tersebut.

Peristiwa tragis itu pertama kali dilaporkan warga kepada anggota piket Polsek Pinogaluman. Merespons cepat, Kapolsek Pinogaluman bersama anggota langsung turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan penanganan awal.

Namun, saat tiba di lokasi, petugas mendapati korban Irfan Wiwisor sudah terkapar di badan jalan dalam kondisi tidak bernyawa. Korban dinyatakan meninggal dunia (MD) di tempat, menandakan kerasnya benturan dalam kecelakaan tersebut.

Anggota kepolisian kemudian segera mencari kendaraan untuk mengevakuasi korban dan membawanya ke Puskesmas Buko.

Diketahui, korban saat kejadian mengendarai sepeda motor Honda tipe X1H02N32L1 A/T dengan nomor polisi DB 6957 HM.

Hingga kini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan. Namun, insiden maut di titik yang sama kembali memunculkan tanda tanya besar: apakah faktor kondisi jalan, minimnya penerangan, atau aspek keselamatan lainnya turut berperan?

Kapolsek Pinogaluman disebut memimpin langsung proses pengumpulan data di lapangan. Penelusuran tidak hanya difokuskan pada kelalaian pengendara, tetapi juga membuka kemungkinan adanya faktor eksternal yang selama ini luput dari perhatian.

Kecelakaan ini menjadi peringatan keras bagi pihak terkait untuk tidak lagi mengabaikan aspek keselamatan di jalur Trans Sulawesi, khususnya di kawasan Jembatan Dengi yang kini kembali “memakan korban”.

banner1

Pos terkait