Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kotamobagu Hadiri Petemuan ABPEDNAS dan Kejati Sulut guna Penguatan Keangotaan BPD

Suasana kegiatan (Ist).

NEFANEWS.COM, Kotomobagu – Wali Kota Kotamobagu, Weny Gaib didampingi Wakil Wali Kota (Wawali), Rendy Virgiawan Mangkat menghadiri pertemuan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) Sulawesi Utara (Sulut). Yang berlangsung di Rumah Dinas (Rudis) Wali Kota, Kamis (7/5/2026).

Kegiatan ini juga dihadiri Ketua Dewan Pembina ABPEDNAS yang juga Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Provinsi Sulawesi Utara, Jacob Hendrik Pattipeilohy, dan Ketua DPD ABPEDNAS Sulut, Stevanus B.A.N Liow., serta Dewan Pimpinan Cabang (DPC) ABPEDNAS, dan Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kota Kotamobagu.

Dalam sambutanya, Wali Kota memberikan apresiasi atas kehadiran Kajati Sulut dan jajaran, Ketua DPW ABPEDNAS Sulut bersama pengurus serta Forkopimda yang terus mengawal kondusivitas daerah.

Dalam kesempatan ini, Wali Kota menyampaikan berbagai capaian prestasi yang diraih Kotamobagu, mulai dari pertumbuhan ekonomi hingga pembangunan infrastruktur, merupakan buah dari sinergitas yang baik dari seluruh komponen, termasuk dukungan dari aparat penegak hukum dan lembaga desa.

”Meskipun masyarakat kita majemuk, kita memiliki falsafah hidup Mototompiaan, Mototabian bo Mototanoban (dibaca:saling memperbaiki, saling menyayangi, dan saling mengingat). Selain itu kita juga wajib menjaga situasi Kamtibmas tetap sangat kondusif,” ujar Wali Kota.

Sementara, Ketua DPD ABPEDNAS Sulut, Stefanus B.A.N. Liow, memberikan penegasan keras mengenai hubungan kerja di tingkat desa. Ia mengingatkan bahwa perselisihan antara lembaga di desa hanya akan membawa dampak buruk bagi warga.

”BPD merupakan mitra kerja kepala desa untuk duduk bersama, jangan saling menjatuhkan. Jangan gonta-gontokan, karena jika ada perselisihan antara BPD dan Sangadi, yang menjadi korban adalah masyarakatnya,” tegas Stefanus di hadapan pengurus DPC ABPEDNAS Kotamobagu.

Ia meminta seluruh elemen desa untuk mengakhiri ego sektoral dan fokus pada kepentingan warga. Selain itu, Stefanus juga menyoroti pentingnya dukungan penuh terhadap visi dan misi Pemerintah Kota Kotamobagu. Menurutnya, keberhasilan program Wali Kota dan Wakil Wali Kota sangat bergantung pada sinergi yang kuat di tingkat akar rumput.

Disisi lain, Kajati Sulawesi Utara, Jacob Hendrik Pattipeilohy, menegaskan bahwa ABPEDNAS merupakan mitra strategis kejaksaan dalam memastikan program-program pemerintah berjalan dengan baik dan bersih dari praktik korupsi.

“ABPEDNAS dan kejaksaan itu adalah mitra, kejaksaan ingin memastikan semua program – program prioritas nasional itu berlangsung dengan baik, bersih jauh daripada tindak pidana korupsi, kemudian sasarannya tercapai, penerima manfaatnya semua menerima dengan baik dan merasakan bahwa negara itu betul – betul ada pada masyarakat, karena itu kami berkeliling bersama Bupati, Wali Kota yang tentu menjadi supporting utama dari semua program – program di wilayah masing – masing,”tegas Kajati.

Ia menambahkan, bahwa fungsi pengawasan BPD bukan untuk mencari kesalahan kepala desa, melainkan memastikan seluruh program desa berjalan sesuai aturan. Bahkan, Kajati menargetkan tidak ada lagi kasus hukum yang menjerat kepala desa di Sulawesi Utara.

“Saya ingin di Sulawesi Utara tidak ada lagi proses pidana untuk semua Sangadi. Target saya tahun 2026 nol perkara. Artinya, kalau masih ada satu saja kasus, itu dianggap gagal,” tambahnya

Kajati juga mengajak seluruh pihak untuk terus membangun komunikasi dan memberikan pembinaan kepada aparat desa agar seluruh program pembangunan berjalan optimal dan bersih.

“saya mintakan kepada semua dan dimanapun, kami ingin memberikan kenyamanan kepada semua aparat desa, mari kita bangun desa dengan baik dan untuk aparat desa berikan yang terbaik untuk masyarakat yang ada, semua pembangunan dilakukan, semua program prioritas dari desa harus bersih sekali lagi saya sampaikan harus bersih,”pungkasnya.

Adapun tujuan kegiatan ini, bertujuan untuk memperkuat sinergitas antara pemerintah daerah dan lembaga desa, khususnya dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan desa.

Turut hadir, Kapolres Kota Kotamobagu, AKBP Irwanto., Sekretaris daerah Kota Kotamobagu, Sofyan Mokoginta., para Asisten dan OPD dilingkungan Pemkot Kotamobagu. **/Dee.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

banner1

Pos terkait