NEFAnews.Com BOLMUT – Kapolres Bolaang Mongondow Utara, AKBP Andhika Fitransyah, S.I.K., M.Han., menghadiri kegiatan Pendalaman Audit Kinerja Itwasum Polri Tahap II Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung di Hotel Sutanraja Kotamobagu, Kelurahan Kobo Besar, Kecamatan Kotamobagu Timur, Kota Kotamobagu, Senin (27/7/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Audit Kinerja Itwasum Polri Tahap II Tahun Anggaran 2026 yang berfokus pada aspek pelaksanaan, pengendalian, serta Audit Dengan Tujuan Tertentu (ADTT) terhadap sasaran Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) dan Badan Layanan Umum (BLU).
Audit ini melibatkan lima satuan wilayah, yakni Polres Kotamobagu, Polres Bolaang Mongondow, Polres Bolaang Mongondow Utara, Polres Bolaang Mongondow Timur, dan Polres Bolaang Mongondow Selatan.
Pendalaman audit dipimpin langsung oleh Irwil I Itwasum Polri Brigjen Pol. Mansjur, S.H., S.I.K., didampingi auditor Itwasum Mabes Polri, Irwasda Polda Sulawesi Utara, auditor BPKP, serta diikuti para Kapolres, pejabat utama, perwira pendamping, kasat, kasie, kaurmin, operator Polres, hingga Kasium Polsek jajaran.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pemeriksaan dokumen administrasi dari masing-masing Polres. Tim audit melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program kerja, realisasi anggaran, efektivitas operasional kepolisian, sistem pengendalian intern, mitigasi risiko, kepatuhan terhadap regulasi, pengelolaan PNBP, hingga tata kelola BLU pada satuan kerja terkait.
Selain melakukan pemeriksaan, tim audit juga memberikan konsultasi, pendampingan, dan rekomendasi perbaikan guna meningkatkan kualitas tata kelola organisasi. Pendekatan tersebut diharapkan mampu memperkuat akuntabilitas serta mendorong terwujudnya pelayanan kepolisian yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Kapolres Bolaang Mongondow Utara, AKBP Andhika Fitransyah, S.I.K., M.Han., menegaskan bahwa audit kinerja merupakan instrumen penting dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas sekaligus memperkuat budaya kerja yang akuntabel di lingkungan Polri.
“Audit kinerja bukan semata-mata proses pemeriksaan, melainkan momentum evaluasi untuk menyempurnakan sistem kerja, memperkuat pengawasan, dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Kami berkomitmen menindaklanjuti setiap masukan serta rekomendasi yang diberikan sebagai bagian dari upaya mewujudkan Polri yang Presisi, transparan, dan akuntabel,” ujar AKBP Andhika Fitransyah.
Melalui kegiatan ini, seluruh satuan kerja diharapkan mampu mempertahankan tata kelola organisasi yang baik, meningkatkan efektivitas pelaksanaan program, serta menjaga opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan Polri melalui pengelolaan anggaran yang tertib, transparan, dan bertanggung jawab.
Hingga berita ini diterbitkan, kegiatan Pendalaman Audit Kinerja Itwasum Polri Tahap II Tahun Anggaran 2026 masih berlangsung dengan agenda pemeriksaan dan pendalaman dokumen dari masing-masing satuan kerja.










