NEFANEWS.COM, Kotamobagu – Pemerintah Kota Kotamobagu memberikan perhatian khusus terhadap layanan kesehatan masyarakat pengguna BPJS tanpa terkendala dengan biaya pengobatan.
Kemudahan layanan kesehatan ini dilaksanakan lewat program inovasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) pada item Universal Health Coverage (UHC), dimana masyarakat dapat diberikan jaminan kesehatan yang bermutu tanpa mengalami kesulitan keuangan.
Untuk mewujudkan program ini, Wali Kota Kotamobagu Weny Gaib., menggelar pertemuan dengan Pimpinan Kantor Cabang BPJS Kesehatan Tondano, Djamal Adriansyah, yang berlangsung di Ruang kerjanya, Kantor Wali Kota. Selasa (28/7/2026).
Disampaikan Wali Kota, program ini dapat memudahkan pelayanan kesehatan dari BPJS agar berjalan secara efisien dan efektif, daerah
“Kita memang harus diposisikan pada cakupan UHC. Ini penting agar tidak ada lagi hambatan prosedural ketika warga membutuhkan penanganan medis mendesak,” ujar Wali Kota.
Wali Kota menambahkan, saat ini pemerintah sedang mempersiapkan penganggaran sekaligus melakukan pembaharuan data para peserta jaminan BPJS yang akurat dan faktual.
Wali Kota juga berharap agar pihak BPJS memberikan edukasi kepada masyarakat melalui kegiatan sosialisasi sehingga masyarakat yang masuk dalam JKN BPJS dapat memahami hak dan kewajibannya terkait mekanisme pelayanan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) hingga sistem rujukan ke rumah sakit.
Sementara, pihak Kepala BPJS Kesehatan Tondano, Djamal Adriansyah, mengatakan pihaknya akan tetap berkomitmen dan bersinergi dengan Pemerintah Daerah.
Djamal menyebutkan, dalam kurun waktu setahun tercatat ada sekitar 345 masyarakat Kota Kotamobagu yang masuk memperoleh manfaat layanan kesehatan dari BPJS.
“Kami mengapresiasi setinggi-tingginya kepada Pak Wali Kota karena mendapat dukungan penuh dari beliau beserta jajarannya. Tanpa dukungan beliau program ini tidak bisa berjalan maksimal,” sebut Djamal Ardiansyah. *










