PETI Sambati Digerebek! Alat Berat Disita, Garda Satu Desak Polres Boalemo Bongkar Aktor di Baliknya

NEFAnews.Com BOALEMO, 4 September 2026 — Penertiban aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Sambati, Kecamatan Dulupi, Kabupaten Boalemo, mendapat apresiasi dari organisasi kemasyarakatan Garda Satu Provinsi Gorontalo.

Garda Satu meminta aparat penegak hukum, khususnya Polres Boalemo, untuk menindak tegas seluruh aktivitas pertambangan yang diduga melanggar ketentuan perundang-undangan di bidang pertambangan mineral dan batubara (Minerba).

Ketua Garda Satu Provinsi Gorontalo, Kisman Abubakar, mengatakan penyitaan sejumlah alat berat, termasuk excavator, dari wilayah yang diduga menjadi lokasi aktivitas PETI Sambati harus menjadi momentum penting dalam upaya memberantas pertambangan ilegal.

Menurutnya, tindakan tegas tersebut diharapkan dapat memberikan efek jera kepada para pelaku sekaligus mencegah aktivitas pertambangan ilegal kembali berlangsung.

“Kami berharap penyitaan alat berat berupa excavator di wilayah PETI Sambati ini bisa menjadi efek jera bagi para pelaku penambangan ilegal,” ujar Kisman.

Ia juga meminta Polres Boalemo tidak berhenti pada penertiban awal. Menurutnya, pengawasan dan monitoring di wilayah Sambati dan Dulupi perlu dilakukan secara berkelanjutan agar para pelaku tidak kembali beraktivitas setelah operasi penertiban.

“Kami harap pihak Polres Boalemo tetap siaga dalam melakukan monitoring wilayah Sambati/Dulupi. Jangan sampai setelah penertiban beberapa hari lalu, para pelaku PETI kembali beroperasi,” tegasnya.

Lebih lanjut, Garda Satu meminta seluruh proses hukum terhadap perkara tersebut dilakukan secara transparan dan profesional, termasuk dalam penanganan barang bukti serta proses penyelidikan terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat.

Kisman menilai langkah tegas Polres Boalemo patut diapresiasi. Terlebih, menurutnya, Kapolres Boalemo AKBP Firman Taufik yang baru beberapa bulan menjalankan tugas di wilayah tersebut telah menunjukkan keberanian dalam melakukan penindakan terhadap dugaan aktivitas pertambangan ilegal.

“Kami sebagai organisasi kemasyarakatan Garda Satu Provinsi Gorontalo sangat mengapresiasi tindakan Kapolres Boalemo yang baru beberapa bulan bertugas sudah berani memberantas PETI, khususnya di wilayah Sambati/Dulupi,” katanya.

Ia berharap komitmen tersebut terus dipertahankan sehingga penegakan hukum terhadap aktivitas pertambangan ilegal dapat dilakukan secara konsisten dan tidak tebang pilih.

“Mudah-mudahan keberanian dalam penindakan pelanggaran hukum pada pertambangan ilegal ini selalu dipertahankan oleh Kapolres Boalemo AKBP Firman Taufik, S.I.K, agar kepercayaan masyarakat kepada Polres Boalemo kembali meningkat,” pungkas Kisman.

Pos terkait