NEFANEWS.COM, BOLTIM – Membangun generasi sehat tidak cukup hanya melalui layanan kesehatan. Pendidikan, pembiasaan hidup bersih, pemenuhan gizi, hingga keterlibatan keluarga menjadi fondasi penting yang harus diperkuat sejak anak memasuki usia dini.
Komitmen inilah yang didorong Bunda PAUD Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Rosita Manoppo-Pobela, dengan mengajak seluruh satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) mengambil peran lebih aktif dalam pencegahan dan penanganan stunting.

Pesan tersebut disampaikan Rosita saat menutup kegiatan Pembinaan Kelembagaan dan Manajemen PAUD dalam Pencegahan dan Penanganan Stunting di Manado, Kamis (29/10/2026) malam.
Menurut Rosita, PAUD memiliki posisi strategis karena menjadi salah satu lingkungan terdekat dengan anak dan keluarga. Karena itu, lembaga pendidikan tidak boleh hanya berfokus pada proses belajar mengajar, tetapi juga harus membangun budaya hidup sehat dan mendukung pertumbuhan anak secara optimal.

Ia mengingatkan para peserta agar ilmu yang diperoleh selama pembinaan tidak sekadar menjadi materi pelatihan, melainkan diwujudkan dalam perubahan nyata di lingkungan sekolah.
“Saya berharap kegiatan Bimtek ini tidak berhenti pada peningkatan pengetahuan saja. Lebih dari itu, pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan dalam kegiatan nyata di satuan pendidikan,” ujar Rosita.
Ia kemudian menekankan sejumlah langkah sederhana yang dapat diterapkan secara konsisten, seperti membiasakan anak mencuci tangan, menjaga kebersihan lingkungan sekolah, memastikan keamanan tempat belajar, serta memperkenalkan pola konsumsi makanan bergizi seimbang.

Namun, menurutnya, keberhasilan pencegahan stunting tidak bisa dibebankan kepada pihak sekolah semata. Orang tua harus menjadi bagian penting dalam membangun pola pengasuhan yang sehat, termasuk memahami kebutuhan gizi anak sejak masa kehamilan hingga awal kehidupannya.
“Mari kita membangun PAUD yang tidak hanya menjadi tempat anak belajar, tetapi juga menjadi lingkungan yang mendukung anak untuk tumbuh sehat, berkembang optimal, dan memiliki kebiasaan hidup sehat sejak dini,” ajaknya.
Kepala Dinas Pendidikan Boltim, Candra Mokoginta, turut mendampingi Rosita bersama jajaran Dinas Pendidikan dalam kegiatan tersebut.
Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat kapasitas pengelola dan tenaga pendidik PAUD agar mampu mengintegrasikan edukasi kesehatan, pola hidup bersih, serta pemahaman gizi ke dalam aktivitas pendidikan sehari-hari.
Pemerintah Kabupaten Boltim berharap penguatan peran PAUD dapat menjadi investasi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Sebab, pencegahan stunting bukan sekadar mengejar penurunan angka, melainkan memastikan setiap anak mendapatkan kesempatan tumbuh sehat, berkembang optimal, dan memiliki masa depan yang lebih baik.**








