NEFANEWS.COM, MANADO – Penataan kepengurusan dan penguatan tata kelola menjadi fokus utama Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara Gorontalo (Bank SulutGo), yang dihadiri Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Oskar Manoppo, S.E., M.M., Kamis (29/10/2026).
Rapat yang berlangsung di Kantor Pusat Bank SulutGo, Manado, tersebut membahas sejumlah agenda penting terkait penyesuaian struktur pengurus perseroan agar selaras dengan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Bagi pemerintah daerah selaku pemegang saham, agenda ini menjadi bagian penting dalam memastikan pengelolaan bank pembangunan daerah berjalan sesuai regulasi, dengan mengedepankan profesionalisme, akuntabilitas, dan prinsip good corporate governance (GCG).
Salah satu pembahasan utama menyangkut tindak lanjut surat OJK mengenai pengangkatan dan pemenuhan komposisi pengurus bank. Rapat juga membahas pembatalan penetapan pengangkatan Direktur Dana dan Tresuri yang diputuskan dalam RUPS LB pada 10 Februari 2026, serta pengusulan calon direktur baru untuk mengikuti proses Penilaian Kemampuan dan Kepatutan sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain itu, penyesuaian jumlah anggota Dewan Komisaris dan Direksi serta nomenklatur jabatan direksi turut menjadi perhatian. Langkah tersebut diarahkan untuk menyelaraskan struktur organisasi perseroan dengan ketentuan POJK Nomor 17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum.
Bagi Boltim, penguatan tata kelola Bank SulutGo memiliki arti penting dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah. Sebagai bank pembangunan daerah, Bank SulutGo diharapkan terus menjalankan fungsi intermediasi keuangan, memperluas akses layanan perbankan, dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat serta dunia usaha.
Kehadiran Bupati Oskar Manoppo dalam forum pemegang saham tersebut merupakan bagian dari keterlibatan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur dalam pembahasan arah pengelolaan dan keberlanjutan kinerja perseroan.
Penataan kepengurusan yang mengacu pada regulasi diharapkan menjadi landasan bagi penguatan manajemen, peningkatan akuntabilitas, serta pemeliharaan kepercayaan pemegang saham dan masyarakat terhadap Bank SulutGo.
Dengan tata kelola yang dijalankan secara konsisten, bank pembangunan daerah diharapkan dapat terus berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara dan Gorontalo, termasuk mendukung berbagai kebutuhan pembangunan di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur.
RUPS LB tersebut turut dihadiri Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus selaku Pemegang Saham Pengendali, Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, Wakil Gubernur Sulawesi Utara Dr. J. Victor Mailangkay, Komisaris Utama PT Mega Corpora Ardhayadi, serta para bupati dan wali kota se-Sulawesi Utara dan Gorontalo selaku pemegang saham perseroan.
Dee.








