Ali Mamonto Hadir Ringankan Beban Warga Terdampak Banjir Bandang di Bolmong

Istimewa.

NEFANEWS.COM, Bolmong — Banjir bandang yang menerpa tiga desa di Bolaang Mongondow (Bolmong), meninggalkan lumpur serta potongan kayu, batu, serta sisa material yang berserakan hingga menutupi semua halaman dan akse jalan umum.

Bencana alam yang datang tiba – tiba ini, menerjang ketiga desa tersebut hingga menyisahkan pilu dan duka bagi masyarakat.

Di tengah duka yang menerpa, situasi sangat membutuhkan uluran tangan dari pemerintah dan masyarakat yang memiliki kelebihan untuk meringankan beban masyarakat yang saat ini tenga dirundung duka dan rasa lelah dihadapkan situasi banjir yang hampir menutupi halaman rumah warga.

Bantuan dan uluran tangan pun mulai berdatangan. Salah satunya datang dari Direktur PT Global Emas Jaya, Ali Mamonto., yang datang membawa bantuan guna meringankan beban warga yang sebagian hartanya terdampak banjir.

Melihat kondisi tersebut, Ali Mamonto mengaku tergerak untuk turun langsung membantu masyarakat. Menurutnya, bantuan yang diberikan mungkin tidak mampu mengganti seluruh kerugian warga, namun setidaknya dapat membantu meringankan beban masyarakat yang sedang tertimpa musibah.

Ratusan dus air mineral dan makanan siap saji dibagikan kepada masyarakat yang terdampak banjir bandang di wilayah Kecamatan Bolaang, Kabupaten Bolaang Mongondow. Bantuan tersebut diserahkan langsung kepada warga yang sejak beberapa hari terakhir mengalami kesulitan mendapatkan kebutuhan dasar akibat bencana yang melanda.

Kehadiran Almont sapaan akrab Ali, disambut hangat warga. Tidak sedikit masyarakat yang tampak haru saat menerima bantuan, terlebih kondisi mereka saat ini masih sangat memprihatinkan.

Sejumlah rumah warga yang dipenuhi lumpur tebal mengakibatkan perabot rumah mengalami rusak parah, dan sebagian warga masih bertahan dengan kondisi seadanya.

“Terima kasih karena masih ada yang peduli dengan keadaan kami,” ujar salah satu warga terdampak banjir.

“Semoga bantuan ini bisa sedikit membantu warga yang saat ini membutuhkan uluran tangan,” ujar Almont.

Sementara, di lokasi bencana, suasana gotong royong masih terus berlangsung. Aparat TNI, Polri, pemerintah daerah, relawan, hingga masyarakat bahu membahu membersihkan lumpur dan material banjir dari rumah warga serta akses jalan desa.

Diketahui, banjir bandang yang menerjang sejumlah desa di wilayah Solimandungan terjadi setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut. Arus air yang begitu kuat membawa material kayu dan lumpur hingga masuk ke permukiman warga, menyebabkan aktivitas masyarakat lumpuh total.

Hingga saat ini, sejumlah alat berat dari pemeringah masih terus melakukan pemberaihan. Begitu pun bantuan masih terus berdatangan baik dari pemerintah, bantuan juga datang dari masyarakat yang memiliki kelebihan.

Dee.

 

banner1

Pos terkait