NEFAnews Com BOLMUT – Nomor WhatsApp milik Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) Setda Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Yulin Kohongia, diduga telah diretas oleh oknum tidak bertanggung jawab.
Pelaku diduga menggunakan nomor WhatsApp tersebut untuk menghubungi sejumlah orang dengan modus meminjam uang dan meminta korban melakukan transfer dana.
Dari informasi yang diterima, oknum tersebut mengarahkan calon korban untuk mentransfer uang melalui rekening Bank BRI dengan nomor rekening 568301006856501 atas nama Ansori.
Aksi tersebut diketahui setelah beberapa pihak menerima pesan mencurigakan yang mengatasnamakan Kabag Tapem Bolmut dengan dalih membutuhkan bantuan dana dalam waktu cepat.
Menanggapi hal tersebut Kabag Tapem Setda Bolmut Yulin Kohongia, Menghimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan tidak mudah percaya terhadap permintaan pinjaman uang melalui pesan WhatsApp, meskipun menggunakan identitas pejabat pemerintah ataupun orang yang dikenal.
Yulin maupun rekan kerja Yulin Kohongia juga meminta masyarakat untuk segera melakukan konfirmasi langsung apabila menerima pesan serupa guna menghindari terjadinya penipuan.
Kasus dugaan peretasan dan penyalahgunaan identitas digital tersebut menambah daftar modus penipuan berbasis aplikasi pesan instan yang belakangan marak terjadi di tengah masyarakat.
Masyarakat diharapkan tetap waspada serta tidak melakukan transfer dana sebelum memastikan kebenaran informasi yang diterima.










