NEFANEWS.COM, BOALEMO – Barisan Muda Wonosari (BMW) kembali menghentikan satu unit truk pengangkut excavator yang melintas di wilayah Kecamatan Wonosari, Sabtu (1/8/2026). Perhatian masyarakat tertuju karena excavator tersebut diangkut menggunakan truk berpelat nomor merah.
Berdasarkan keterangan sopir di lokasi, excavator itu rencananya akan dibawa menuju Desa Saritani, Kecamatan Wonosari. Informasi tersebut kemudian memunculkan kekhawatiran masyarakat, mengingat wilayah itu sebelumnya beberapa kali dikaitkan dengan dugaan aktivitas pertambangan tanpa izin.
Juru Bicara Barisan Muda Wonosari, Zulkifli Jakaria, mengatakan pihaknya meminta aparat penegak hukum segera menelusuri tujuan penggunaan alat berat tersebut, termasuk memastikan legalitas aktivitas yang akan dilakukan.
“Kami memperoleh keterangan dari sopir bahwa alat berat ini akan dibawa ke Desa Saritani. Karena itu kami meminta aparat segera turun melakukan pengecekan. Jangan sampai alat berat yang masuk ke wilayah Wonosari justru digunakan untuk kegiatan yang bertentangan dengan hukum,” ujar Zulkifli.
Ia juga menyoroti penggunaan truk berpelat merah untuk mengangkut excavator tersebut. Menurutnya, hal itu perlu mendapatkan penjelasan dari instansi yang berwenang agar tidak menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat.
“Kami berharap ada penjelasan yang terbuka mengenai penggunaan kendaraan berpelat merah untuk mengangkut alat berat ini. Transparansi penting agar tidak menimbulkan spekulasi dan masyarakat mendapatkan kepastian,” tambahnya.
Barisan Muda Wonosari menegaskan bahwa langkah yang dilakukan merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap kelestarian lingkungan serta dorongan agar setiap aktivitas yang menggunakan alat berat di wilayah Wonosari benar-benar sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. BMW juga meminta aparat meningkatkan pengawasan terhadap keluar masuknya alat berat guna mencegah potensi penyalahgunaan untuk kegiatan yang tidak memiliki izin.
Red.










