NEFAnews.Com BOLMUT – Branch Manager PT Bank Sulutgo Boroko, Stanly Manangka, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) bersama Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Bolmut, Senin (4/5/2026).
Dalam keterangannya kepada awak media, Stanly Manangka menjelaskan bahwa rakor tersebut memfokuskan pembahasan pada mekanisme Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) di Bolmut. Menurutnya, pengelolaan WPR yang tepat sangat penting untuk memastikan aktivitas pertambangan rakyat berjalan sesuai aturan serta memberikan dampak ekonomi yang optimal bagi masyarakat.
“Rakor ini menjadi momentum penting untuk menyatukan persepsi terkait pengelolaan WPR, agar bisa memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan sekaligus tetap memperhatikan aspek legalitas dan lingkungan,” ujar Stanly.
Selain isu pertambangan, rakor juga menyoroti pentingnya penertiban dan penguatan gerakan koperasi hingga ke tingkat desa. Langkah ini dinilai strategis guna memastikan koperasi benar-benar berfungsi sebagai pilar utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Stanly Manangka menambahkan, pihak perbankan, khususnya Bank Sulutgo, siap mendukung penguatan koperasi melalui akses pembiayaan, pendampingan, serta peningkatan literasi keuangan bagi para pengurus dan anggota koperasi.
“Kami berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan Dekopinda dalam memperkuat ekosistem ekonomi kerakyatan. Koperasi harus menjadi motor penggerak ekonomi lokal yang sehat, profesional, dan berkelanjutan,” tambahnya.
Rakor tersebut diharapkan dapat menghasilkan langkah konkret dalam penataan sektor pertambangan rakyat serta penguatan kelembagaan koperasi, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara.









