Panitia Seleksi Paskibraka Bolmut KECEWA : Hasil Pleno Paskibraka Diduga Diobrak-abrik Demi Kepentingan Tertentu

NEFAnews.Com BOLMUT — Proses seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) tahun 2026 diduga bermasalah. Hasil kelulusan 37 anggota Paskibraka disebut-sebut tidak sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, nama-nama peserta yang dinyatakan lolos sebenarnya telah selesai dibahas dalam rapat pleno panitia dan sudah diserahkan ke Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Bolaang Mongondow Utara.

Namun, berhembus isu adanya keinginan  dari Pihak Kesbangpol Bolmut agar seluruh sekolah di wilayah Bolmut memiliki keterwakilan dalam daftar peserta yang dinyatakan lulus. Hal tersebut diduga mempengaruhi hasil akhir seleksi yang sebelumnya telah diputuskan berdasarkan nilai dan tahapan penilaian resmi.

Salah satu panitia yang enggan disebutkan namanya mengaku kecewa dengan keputusan akhir yang diambil. Menurutnya, panitia telah melakukan rapat pleno hingga pukul 04.00 dini hari untuk menetapkan peserta yang memenuhi syarat kelulusan.

“Kami rapat pleno sampai jam 4 pagi untuk menetapkan peserta yang benar-benar memenuhi syarat. Tapi setelah pengumuman keluar, ada beberapa nama yang sebelumnya sudah dinyatakan lulus justru diganti. Terkesan dipaksakan,” ungkap sumber tersebut.

Ia juga mencontohkan peserta dari Kecamatan Pinogaluman. Dari hasil penilaian dan pleno panitia, terdapat sekitar 10 peserta yang memperoleh nilai baik dan dinyatakan memenuhi syarat kelulusan. Begitu juga peserta dari Bolangitang Barat. Namun saat pengumuman resmi keluar, sejumlah nama tersebut justru dinyatakan gugur.

“Contohnya dari Pinogaluman, ada sekitar 10 peserta yang nilainya bagus dan sudah kami plenokan memenuhi syarat, tapi setelah pengumuman malah dinyatakan tidak lulus,” tambahnya.

Kondisi ini pun memunculkan pertanyaan publik terkait transparansi dan objektivitas pelaksanaan seleksi Paskibraka tahun 2026 di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara.

Sejumlah pihak berharap adanya klarifikasi resmi dari instansi terkait agar polemik tersebut tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat maupun para peserta seleksi. Selain itu, evaluasi terhadap mekanisme penetapan kelulusan dinilai penting guna menjaga integritas proses seleksi Paskibraka yang seharusnya menjunjung tinggi prinsip profesionalitas, keadilan, dan prestasi.

Hingga berita ini terbit, pihak Kesabangpol Kabupaten Bolmut sudah di konfirmasi namun baik pimpinan dan Kepala Bidang tidak merespon konfirmasi dari media kami sejak semalam dan sampai pagi ini hasil konfirmasi kami hanya di baca tidak di gubris sedikit pun.

banner1

Pos terkait