NEFANEWS.COM, Boltim – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) terus memperkuat tata kelola pemerintahan melalui penataan sumber daya aparatur. Langkah tersebut ditandai dengan pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan terhadap 35 pejabat manajerial dan non-manajerial di lingkungan Pemkab Boltim, Jumat (25/9/2026).
Pelantikan yang berlangsung di Tutuyan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memastikan roda organisasi pemerintahan berjalan efektif, profesional dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Bupati Boltim Oskar Manoppo dalam sambutannya menyampaikan selamat kepada seluruh pejabat yang menerima amanah baru. Ia menegaskan, penempatan aparatur dalam jabatan dilakukan dengan mempertimbangkan kompetensi, integritas serta rekam jejak dalam menjalankan tugas pemerintahan.
“Setiap jabatan yang dipercayakan mengandung tanggung jawab, kewenangan dan amanah yang harus dilaksanakan dengan penuh integritas. Jabatan bukanlah tujuan, melainkan instrumen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegas Oskar.
Menurutnya, amanah jabatan harus dimaknai sebagai ruang pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara. Karena itu, para pejabat dituntut mampu menjadi teladan, mengambil keputusan secara tepat serta memastikan setiap program pemerintahan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Semakin tinggi tanggung jawab yang diberikan, semakin besar pula tuntutan untuk memberikan keteladanan, mengambil keputusan secara tepat, serta memastikan setiap program pemerintahan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Oskar juga menegaskan komitmen Pemkab Boltim dalam memperkuat penerapan sistem merit dalam manajemen aparatur sipil negara (ASN).
Pengisian jabatan diarahkan berdasarkan kualifikasi, kompetensi, kinerja dan rekam jejak aparatur. Langkah ini sejalan dengan upaya membangun birokrasi yang profesional serta mampu mendukung pencapaian target pembangunan daerah.
Oskar menyampaikan bahwa penerapan Manajemen Talenta ASN di lingkungan Pemkab Boltim saat ini masih dalam proses dan selanjutnya akan memasuki tahapan ekspose di Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Melalui manajemen talenta, pemerintah daerah akan memiliki sistem yang lebih terukur dalam melihat kinerja, potensi dan pencapaian target para aparatur.
“Kinerja dan pencapaian target seluruh pejabat akan dievaluasi secara berkala. Pejabat yang mampu menerjemahkan serta menjalankan visi-misi pimpinan daerah dengan baik akan dipertahankan hingga dipromosikan,” jelasnya.
Ia menambahkan, sistem tersebut diharapkan dapat mendorong seluruh pejabat untuk bekerja lebih profesional, adaptif dan berorientasi pada hasil.
“Bagi pejabat yang tidak bisa mengikuti ritme kerja, dengan sendirinya akan tereliminasi oleh sistem yang ada,” tegasnya.
Bupati kemudian mengingatkan seluruh pejabat yang baru dilantik agar segera menjalankan tugas dan tanggung jawab sesuai amanah yang diberikan. Fokus utama, kata dia, adalah memastikan pemerintahan berjalan efektif dan pelayanan publik terus meningkat.
“Selamat bertugas. Semoga selalu diberikan kesehatan, kekuatan dan bimbingan dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat,” pungkasnya.
Pelantikan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Boltim Argo Vinsensius Sumaiku, Sekretaris Daerah M. Iksan Pangalima, serta para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur.
Berikut nama – nama pejabat dilantik:










