NEFANEWS.COM, BOLTIM – Peresmian Gedung Gereja dan Pastori Jemaat GMIBM Filadelfia Tombolikat, Kecamatan Tutuyan, Selasa (29/9/2026), menjadi momentum penguatan kehidupan iman dan kebersamaan masyarakat di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim).
Bupati Boltim, Oskar Manoppo, S.E., M.M., yang meresmikan langsung fasilitas keagamaan tersebut, mengajak seluruh jemaat menjadikan gedung gereja bukan sekadar tempat beribadah, tetapi juga pusat pembinaan rohani, penguatan keluarga dan pengabdian kepada masyarakat.
Dalam sambutannya, Oskar mengungkapkan rasa syukur atas rampungnya pembangunan gedung gereja dan pastori. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, mulai dari pimpinan gereja, para pendeta, pelayan khusus, majelis jemaat, panitia pembangunan, donatur hingga pemerintah desa dan masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan rumah ibadah merupakan wujud nyata dari semangat kebersamaan, ketulusan dan kerja sama yang perlu terus dijaga dalam kehidupan bermasyarakat.
“Penyelesaian pembangunan ini bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal tanggung jawab bersama untuk menghidupkan gedung gereja dengan pelayanan yang berkesinambungan,” kata Oskar.
Ia berharap, keberadaan gedung gereja yang baru dapat semakin memperkuat kehidupan spiritual jemaat, sekaligus menjadi ruang untuk menumbuhkan kasih, persaudaraan dan kepedulian terhadap sesama.
Bupati juga mengingatkan bahwa nilai-nilai keagamaan memiliki peran penting dalam membentuk karakter masyarakat, terutama dalam membangun keluarga yang harmonis serta mempersiapkan generasi muda yang berakhlak dan berintegritas.
Karena itu, ia menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, keluarga, lembaga pendidikan, masyarakat dan lembaga keagamaan dalam membangun generasi bangsa yang memiliki landasan moral dan spiritual yang kuat.
Dalam kesempatan tersebut, Oskar turut menyampaikan pesan kepada generasi muda agar menghargai hasil perjuangan bersama yang telah diwujudkan melalui pembangunan gereja dan pastori.
Ia mendorong kaum muda untuk terus mengembangkan kemampuan, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, serta tetap berpegang teguh pada nilai-nilai agama, keluarga dan budaya.
Menurutnya, kemajuan daerah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan infrastruktur, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang memiliki karakter, kepedulian sosial dan semangat kebersamaan.
“Gedung ini diharapkan menjadi tempat ibadah yang nyaman, ruang kebersamaan yang hangat, serta wadah pembinaan dan pengabdian bagi masyarakat Tombolikat yang rukun dan harmonis,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Boltim berharap keberadaan fasilitas tersebut dapat mendukung pelayanan gereja sekaligus memperkuat kerukunan antarumat beragama dan kehidupan sosial masyarakat.
Peresmian Gedung Gereja dan Pastori Filadelfia Tombolikat turut dihadiri pimpinan Sinode GMIBM beserta jajaran, para pendeta, pelayan khusus, majelis jemaat, panitia pembangunan, keluarga besar jemaat, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, Pemerintah Desa Tombolikat serta staf khusus Bupati.
Momentum ini diharapkan menjadi awal bagi semakin berkembangnya pelayanan keagamaan dan tumbuhnya semangat persaudaraan dalam kehidupan masyarakat Boltim. *









