NEFANEWS.COM, Bolmong– Upaya memperkuat sektor perikanan budidaya di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) terus mendapat dukungan dari pemerintah pusat.
Melalui Balai Perikanan Budidaya Air Tawar (BPBAT) Tatelu, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyalurkan bantuan sebanyak 500.000 ekor benih ikan nila kepada empat kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan) di Bolmong pada Tahun Anggaran 2026.
Penyaluran bantuan tersebut menjadi bagian dari program pemerintah dalam meningkatkan produktivitas budidaya ikan air tawar sekaligus memperkuat ketahanan pangan berbasis sektor perikanan.
Bantuan diserahkan langsung oleh Kepala BPBAT Tatelu, Christian Maikell Eman, S.Ik., M.Sc., kepada Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Bolaang Mongondow. Kegiatan itu turut dihadiri Sekretaris Dinas Perikanan, Penyuluh Perikanan KKP, serta para anggota kelompok penerima bantuan.
Empat kelompok pembudidaya ikan (Pikdakan) yang menerima bantuan masing-masing sebanyak 125.000 ekor benih ikan nila meliputi:
1. Pokdakan Tobanon Jaya di Desa Tungoi II, Kecamatan Lolayan,
2. Pokdakan Bina Utama di Desa Tanoyan Utara, Kecamatan Lolayan,
3. Pokdakan Tunas Imandi di Kelurahan Imandi, Kecamatan Dumoga Timur, serta
4. Pokdakan Mopuja di Desa Konarom Utara, Kecamatan Dumoga Tenggara.
Program ini dinilai memiliki dampak strategis bagi pengembangan ekonomi masyarakat. Selain meningkatkan kapasitas produksi ikan nila, bantuan benih juga diharapkan mampu menekan biaya produksi yang selama ini menjadi salah satu tantangan utama para pembudidaya.
Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow melalui Dinas Perikanan menyampaikan apresiasi kepada BPBAT Tatelu atas dukungan yang diberikan. Menurut pemerintah daerah, bantuan tersebut mencerminkan komitmen pemerintah pusat dalam memperkuat sektor perikanan budidaya di daerah yang memiliki potensi sumber daya air tawar cukup besar.
Keberhasilan program ini nantinya akan sangat bergantung pada pengelolaan yang dilakukan masing-masing kelompok penerima. Pendampingan dari penyuluh perikanan juga diharapkan terus berlanjut agar tingkat kelangsungan hidup benih tetap tinggi hingga masa panen.
Lebih dari sekadar bantuan, penyaluran benih ikan ini menjadi simbol kuatnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan sektor perikanan yang berkelanjutan.
Dengan meningkatnya produksi budidaya ikan air tawar, diharapkan kesejahteraan para pembudidaya ikut meningkat, membuka peluang usaha baru, sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat di Kabupaten Bolaang Mongondow.
Program ini juga sejalan dengan semangat pembangunan daerah “Menuju Bolmong Juara (Maju dan Sejahtera)”, di mana sektor perikanan menjadi salah satu penopang penting pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal. **










