NEFANEWS.COM, Lolak – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) mengerahkan tim patroli gabungan dalam rangka upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kecamatan Lolak, Rabu (5/8/2026).
Tim gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), dan Pemerintah Kecamatan Lolak tersebut, sebelum melakukan patroli, diawali dengan Apel bersama di Kantor Koramil Lolak.
Tim gabungan ini terdiri; 37 personel diterjunkan dalam kegiatan tersebut, terdiri atas 10 personel TNI, 10 personel Polri, 10 personel Satpol PP, tiga personel BPBD, dan empat personel Pemerintah Kecamatan Lolak. Operasi didukung sembilan kendaraan roda dua serta lima kendaraan roda empat dari instansi yang terlibat.
Adapun titik pantaun yakni di sepanjang jalan yang melintasi sejumlah desa seperti; Pindolili, Labuan Uki, Lolak, Lolak II, dan Solok. Dimana sepanjang rute tersebut, petugas memastikan tidak terdapat aktivitas pembukaan lahan dengan cara membakar yang berpotensi memicu Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).
Selama patroli, petugas memberikan himbauan dan edukasi serta membawa spanduk larangan membakar lahan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat.
Patroli turut difokuskan pada kawasan yang dinilai memiliki tingkat kerawanan lebih tinggi, seperti lahan kering dan area perkebunan warga. Langkah ini diharapkan mampu mendeteksi potensi kebakaran sejak dini sekaligus mencegah meluasnya titik api.
Melalui kesempatan ini, Camat Lolak, Rapiah Dilapanga, mengajak pemerintah desa dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga wilayah dari ancaman Karhutla dengan tidak membuka lahan melalui pembakaran.
“Kami berharap masyarakat segera melaporkan apabila menemukan titik api atau aktivitas pembakaran lahan. Penanganan yang cepat akan mencegah kebakaran meluas dan mengurangi risiko kerugian bagi masyarakat maupun lingkungan,” ajak Rapiah.
Rapiah menambahkan, Posko Siaga Karhutla bersama personel Damkar telah disiagakan selama 24 jam untuk mempercepat respons apabila terjadi kebakaran.
Ia juga mengimbau kepada masyarakat agar dapat segera menghubungi Damkar atau BPBD Kabupaten Bolaang Mongondow apabila menemukan titik api.
Melalui kesempatan ini, Pemkab Bolaang Mongondow kembali menegaskan bahwa pencegahan Karhutla hanya dapat berjalan efektif apabila didukung sinergi seluruh pihak, mulai dari pemerintah, aparat keamanan, hingga masyarakat.
Dari hasil pantauan tim gabungan, saat ini kondisi di wilayah Kecamatan Lolak terpantau aman dan kondusif. **










