Rayakan HANTARU 2026, Enliawaty Hassan Dorong Pelayanan Pertanahan Cepat, Transparan, dan Dekat dengan Warga

NEFAnews.Com BOLMUT – Momentum Hari Agraria dan Tata Ruang (HANTARU) Tahun 2026 menjadi kesempatan bagi Kantor Pertanahan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) untuk memperkuat komitmen menghadirkan pelayanan pertanahan yang semakin dekat dengan masyarakat.

Komitmen tersebut diwujudkan Kepala Kantor Pertanahan Bolmut, Enliawaty Hassan, S.P, melalui Layanan Rakyat untuk Sertifikasi Tanah (LARASITA+). Salah satunya dengan melakukan pelayanan door to door, yakni menyerahkan langsung sertifikat tanah kepada warga di rumah masing-masing.

Langkah ini dilakukan sebagai upaya memastikan dokumen pertanahan yang telah selesai diproses benar-benar diterima langsung oleh pemiliknya.

“Program ini merupakan bentuk komitmen kami untuk mendekatkan pelayanan pertanahan kepada masyarakat. Sehingga sertipikat dapat diterima langsung oleh pemiliknya,” ujar Enliawaty kepada sejumlah wartawan.

Menurutnya, penyerahan sertifikat secara door to door tidak hanya mempermudah masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari upaya Kantor Pertanahan Bolmut memastikan dokumen penting tersebut sampai kepada pihak yang berhak menerimanya.

“Ini juga merupakan bagian dari komitmen Kantor Pertanahan Boltara dalam menghadirkan layanan pertanahan yang cepat, modern, dan dekat dengan masyarakat,” ungkapnya.

Enliawaty menjelaskan, melalui LARASITA+, masyarakat dapat memperoleh sejumlah layanan pertanahan tanpa harus selalu datang langsung ke Kantor Pertanahan.

Layanan tersebut mencakup konsultasi pertanahan, pengecekan status tanah, pendaftaran tanah pertama kali, perubahan data sertipikat, hingga layanan Hak Tanggungan dan Roya.

Dengan pola pelayanan tersebut, masyarakat diharapkan semakin mudah memperoleh informasi maupun mengakses layanan pertanahan, khususnya bagi warga yang memiliki keterbatasan untuk datang langsung ke Kantor Pertanahan.

Selain mendekatkan layanan melalui LARASITA+, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) juga melakukan transformasi Organisasi dan Tata Kerja (OTK) Kantor Pertanahan.

Transformasi tersebut dilakukan dengan mengubah pendekatan kerja dari sebelumnya berbasis tematik menjadi pendekatan kewilayahan.

Pendekatan kewilayahan ini diharapkan semakin memperkuat pelayanan Kantor Pertanahan agar mampu menjangkau kebutuhan masyarakat secara lebih efektif sesuai karakteristik dan kondisi masing-masing wilayah.

Bagi Kantah Bolmut, momentum HANTARU 2026 menjadi bagian dari penguatan komitmen untuk menghadirkan pelayanan pertanahan yang cepat, modern, mudah diakses, dan semakin dekat dengan masyarakat.

Pos terkait