Intensifkan Patroli, Kapolres Kotamobagu Imbau Pelajar Hindari Tawuran! 

NEFANEWS.COM, KOTAMOBAGU – Kapolres Kotamobagu AKBP Abdul Kholik, S.H., S.I.K., M.A.P., mengimbau para pelajar di wilayah hukum Polres Kotamobagu untuk tidak terlibat dalam aksi tawuran antar-pelajar.

Imbauan tersebut disampaikan Kapolres sebagai langkah menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), sekaligus mencegah terjadinya tindak kriminal yang melibatkan kalangan pelajar.
“Tawuran kerap melibatkan sesama pelajar antar sekolah dan berpotensi mengakibatkan kerugian secara fisik maupun psikologis. Selain itu, tawuran juga dapat menciptakan gangguan Kamtibmas,” ujar AKBP Abdul Kholik, Senin (24/8/2026).

Menurutnya, aksi tawuran bukan lagi sekadar kenakalan remaja. Terlebih jika dalam aksi tersebut terdapat penggunaan senjata tajam maupun tindakan penganiayaan yang menyebabkan korban terluka atau bahkan meninggal dunia, maka pelaku dapat berhadapan dengan proses hukum.

Kapolres juga meminta peran aktif orang tua dan pihak sekolah dalam melakukan pengawasan serta pembinaan terhadap para pelajar, termasuk memberikan pemahaman mengenai etika dan dampak hukum dari tindakan kekerasan.

“Kami tidak segan memberikan sanksi kepada oknum pelajar yang terlibat tawuran, apalagi kedapatan membawa senjata tajam hingga melakukan penganiayaan,” tegasnya.

Ia mengingatkan para pelajar agar setelah selesai mengikuti kegiatan belajar di sekolah segera kembali ke rumah dan tidak melakukan aktivitas nongkrong di tempat-tempat umum yang berpotensi menimbulkan gangguan Kamtibmas.

Selain itu, Kapolres meminta pelajar tidak mudah terprovokasi oleh ajakan pihak-pihak yang sengaja memicu terjadinya tawuran. Penggunaan telepon seluler dan media sosial, katanya, hendaknya diarahkan untuk mendukung proses belajar, bukan menyebarkan ajakan melakukan kekerasan.

Untuk mencegah tawuran, pihak kepolisian akan terus meningkatkan patroli, termasuk di sekitar sekolah pada jam pulang sekolah. Polisi juga akan memberikan edukasi dan sosialisasi kepada para pelajar.

“Polri mendukung penuh dunia pendidikan dengan melakukan mitigasi aktif dan sosialisasi ke sekolah-sekolah untuk mencegah tawuran. Selain itu, pihak kepolisian berupaya mendukung terciptanya lingkungan belajar yang aman, tertib, dan kondusif bagi generasi muda,” pungkasnya. (Dee).

Pos terkait