Tangis Haru Korban Kebakaran Olot II, Plt Ketua TP-PKK Moy Olivia Pontoh-Mamonto Hadir Bawa Kepedulian

NEFAnews.Com BOLMUT – Tangis haru mewarnai kunjungan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) saat menyerahkan bantuan kepada keluarga korban kebakaran di Desa Olot II, Kecamatan Bolangitang Barat, Minggu (18/10/2026).

Bantuan tersebut diberikan kepada pasangan suami istri Unidin Laiha dan Hanipa Buhohang yang menjadi korban musibah kebakaran rumah tinggal.

Kehadiran rombongan TP-PKK Bolmut menjadi bentuk perhatian dan kepedulian terhadap keluarga yang tengah menghadapi masa sulit akibat kehilangan tempat tinggal.

Bantuan diserahkan langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Ketua TP-PKK Kabupaten Bolmut, Ny. Moy Olivia Pontoh-Mamonto, didampingi Camat Bolangitang Barat Aris Mawengkang, Ketua TP-PKK Kecamatan Bolangitang Barat, serta jajaran pengurus TP-PKK Kabupaten Bolmut.

Dalam kesempatan tersebut, Ny. Moy Olivia Pontoh-Mamonto menyampaikan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan wujud kepedulian dan solidaritas TP-PKK Bolmut terhadap masyarakat yang tertimpa musibah.

Ia mengungkapkan keprihatinan mendalam atas peristiwa kebakaran yang menimpa warga di wilayah tersebut. Menurutnya, kehadiran TP-PKK di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya memberikan bantuan secara materi, tetapi juga menjadi dukungan moral bagi para korban agar tetap kuat menghadapi cobaan.

“Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban keluarga yang tertimpa musibah, terutama dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Semoga keluarga yang mengalami musibah diberikan kekuatan dan ketabahan,” demikian pesan kepedulian yang disampaikan dalam kunjungan tersebut.

Sementara itu, Unidin Laiha  (korban kebakaran) menyampaikan rasa terima kasih kepada Ny. Moy Olivia Pontoh-Mamonto beserta seluruh pengurus TP-PKK Kabupaten Bolmut atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada keluarganya.

Baginya, bantuan dan kehadiran langsung jajaran TP-PKK menjadi penguat di tengah kesedihan yang dirasakan setelah musibah kebakaran melanda rumah tinggal mereka.

Kunjungan tersebut sekaligus menjadi gambaran pentingnya kepedulian dan semangat gotong royong dalam membantu warga yang sedang menghadapi kesulitan. Dukungan dari berbagai pihak diharapkan dapat membantu para korban bangkit dan kembali menata kehidupan setelah musibah yang dialami.

Pos terkait