NEFAnews.Com SULUT – Sekretaris DPD Partai Golongan Karya (Golkar) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Aditya Anugrah Moha (ADM), menegaskan soliditas Partai Golkar tetap terjaga di bawah kepemimpinan Ketua Umum Bahlil Lahadalia.
Penegasan tersebut disampaikan ADM menyusul beredarnya isu Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar melalui poster digital di media sosial yang mencatut sejumlah nama tokoh partai.
ADM secara tegas membantah informasi tersebut. Ia memastikan kabar mengenai Munaslub itu tidak benar alias hoaks.
“Saya ingin pastikan kepada seluruh kader dan masyarakat bahwa isu Munaslub itu 100 persen hoaks,” tegas ADM, Sabtu (7/11/2026).
Ia meminta seluruh kader dan masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak jelas sumber maupun kebenarannya. Menurutnya, penyebaran isu tersebut berpotensi mengganggu soliditas dan kebersamaan internal partai.
ADM juga menyoroti pencatutan nama dan foto Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia Tanjung, dalam poster digital yang memuat narasi Munaslub.
Menurutnya, Ahmad Doli Kurnia merupakan salah satu tokoh senior yang memahami dan menjunjung tinggi mekanisme serta prinsip-prinsip organisasi.
“Bang Doli Kurnia itu tokoh sentral dan senior yang sangat taat pada asas organisasi. Kami di Golkar belajar banyak tentang kedewasaan berpolitik. Semua mekanisme dan dinamika internal sudah diatur dengan sangat terhormat di dalam AD/ART partai,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ADM menegaskan bahwa isu yang berkembang tidak akan menggoyahkan kekompakan kader Partai Golkar. Ia memastikan seluruh jajaran Golkar di Sulawesi Utara, tetap tegak lurus menjalankan agenda organisasi di bawah kepemimpinan Bahlil Lahadalia.
Bahkan, konsolidasi politik terus diperkuat hingga tingkat akar rumput, mulai dari lingkungan RT/RW hingga desa. Hal ini dilakukan untuk memastikan Golkar tetap hadir di tengah masyarakat serta konsisten memperjuangkan aspirasi rakyat.
“Bagi kami di Sulawesi Utara, energi partai ini terlalu berharga jika hanya dipakai untuk menanggapi isu-isu rekaan. Kami ingin mengajak seluruh kader, dari pelosok desa hingga kota, mari kita tutup rapat barisan. Kita jaga rumah bersama ini dengan penuh rasa kekeluargaan, tegak lurus, dan tetap satu komando di bawah kepemimpinan Ketua Umum Bapak Bahlil Lahadalia,” tandas ADM.
ADM pun mengajak seluruh kader untuk tidak terpancing provokasi maupun terjebak dalam polemik yang belum terbukti kebenarannya. Sebaliknya, seluruh kekuatan partai harus diarahkan untuk memperkuat konsolidasi, menjaga persatuan, dan menghadirkan kerja politik yang bermanfaat bagi masyarakat.









