NEFANEWS.COM, Manado – Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Oskar Manoppo, SE, MM, memanfaatkan North Sulawesi Investment Forum (NSIF) 2026 sebagai momentum untuk memperkenalkan potensi investasi daerah kepada investor global dan strategis.

Oskar menghadiri NSIF 2026 yang digelar di Hotel Four Points by Sheraton Manado, Jumat (7/8/2026). Forum tahunan yang digelar melalui kerja sama Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara tersebut mempertemukan kepala daerah se-Sulut, investor, lembaga keuangan, pelaku usaha, serta UMKM.
Forum dibuka Wakil Gubernur Sulawesi Utara Dr. Johannes Victor Mailangkay, SH, MM, yang menekankan pentingnya investasi berkualitas untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045.
Bagi Boltim, kehadiran dalam forum tersebut bukan sekadar agenda seremonial. Pemerintah daerah melihat NSIF sebagai ruang strategis untuk membuka akses investasi sekaligus memperkuat posisi Boltim dalam peta pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara.

Oskar menegaskan, investasi yang masuk ke daerah harus mampu menciptakan nilai tambah, membuka lapangan kerja, menggerakkan sektor usaha masyarakat, serta memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan.
“Potensi daerah harus kita perkenalkan kepada investor, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana potensi tersebut dapat dikembangkan menjadi kerja sama yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan perekonomian daerah,” tegas Oskar.

Keikutsertaan Boltim dalam NSIF 2026 juga menjadi bagian dari upaya membangun jejaring investasi di kawasan Bolaang Mongondow Raya (BMR). Pemerintah daerah didorong tidak hanya menawarkan potensi, tetapi juga memastikan kesiapan regulasi, infrastruktur, sumber daya manusia dan kepastian berusaha.
Sebab, tantangan investasi saat ini bukan lagi sekadar bagaimana mendatangkan investor, melainkan bagaimana memastikan investasi tersebut benar-benar terhubung dengan ekonomi lokal.
UMKM, tenaga kerja lokal dan sektor-sektor produktif masyarakat harus memperoleh ruang dalam rantai ekonomi yang terbentuk.

NSIF 2026 dengan tema “Menuju Indonesia Emas 2045: Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Inklusif dan Berkelanjutan melalui Investasi Berkualitas Tinggi di Sulawesi Utara” menjadi momentum bagi Boltim untuk naik kelas dari sekadar daerah yang memiliki potensi menjadi daerah yang mampu menawarkan peluang investasi konkret dan berkelanjutan.
Kini tantangannya adalah memastikan promosi di forum investasi tersebut berlanjut pada komunikasi bisnis, penyusunan proyek konkret, hingga realisasi investasi.
Bagi Boltim, NSIF 2026 bukan sekadar panggung untuk memperkenalkan potensi, tetapi pintu untuk mengubah potensi menjadi investasi dan investasi menjadi kesejahteraan masyarakat. Advetorial










