NEFAnews.Com BOLMUT – Sikap kenegarawanan yang ditunjukkan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Frangky Chendra, dinilai layak menjadi teladan bagi seluruh elemen masyarakat maupun kader partai politik.
Dalam rapat paripurna DPRD Bolmut yang digelar pada Senin (15/6/2026), Frangky Chendra memimpin langsung jalannya sidang yang membahas pemberhentian dirinya sebagai Ketua DPRD Bolmut periode 2024–2029 sekaligus mengusulkan penggantinya, Hj. Dewi Sandra Astuti Mondo.
Dengan penuh semangat dan sikap profesional, Frangky membacakan agenda pemberhentian dirinya sendiri sebagai Ketua DPRD. Langkah tersebut mendapat apresiasi karena menunjukkan komitmen terhadap mekanisme organisasi dan keputusan partai.
Pada akhir rapat paripurna, pria yang akrab disapa Ko Anga itu menyampaikan rasa bangganya menjadi kader dari PDI Perjuangan, partai berlambang moncong putih yang dipimpin oleh Megawati Soekarnoputri.
“Saya bangga menjadi kader PDI Perjuangan. Terima kasih kepada partai yang telah memberikan kepercayaan kepada saya selama 6 tahun 6 bulan menjabat sebagai Ketua DPRD Bolmut,” ujar Frangky dalam sambutannya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pimpinan dan anggota DPRD, pemerintah daerah, serta masyarakat yang telah mendukung pelaksanaan tugasnya selama memimpin lembaga legislatif tersebut.
Dalam kesempatan itu, Frangky turut berpesan kepada pimpinan DPRD yang akan menggantikannya agar senantiasa menjaga amanah yang diberikan dan terus membesarkan partai yang telah memberikan kepercayaan kepada para kadernya.
“Siapa pun yang nantinya memimpin DPRD Bolmut, saya berharap dapat menjalankan amanah dengan baik, bekerja untuk kepentingan rakyat, dan terus memperbesar partai yang telah memberikan kepercayaan kepada kita,” pesannya.
Sikap legowo dan kedewasaan politik yang ditunjukkan Frangky Chendra dalam proses pergantian pimpinan DPRD tersebut menjadi gambaran bahwa kepentingan organisasi dan pengabdian kepada masyarakat harus selalu ditempatkan di atas kepentingan pribadi.










