Garda Satu Pertanyakan Anggaran 6 Miliar Ruas Jalan Huongo-Tanah Putih Boalemo 

NEFANEWS.COM, Boalemo – Pada periode pertama pemerintahan Rum Pagau sekitar tahun 2016, ruas jalan Huongo dan Tanah Putih sempat terhenti, hingga dilanjutkan kembali pada periode kedua tahun 2026. Ruas jalan ini akhirnya sudah mulai dilanjutkan pekerjaanya, dengan menggunakan APBD Kabupaten Boalemo tahun 2026 sekitar 6 miliar rupiah hanya untuk timbunan badan jalanya saja.

Karena jalan ini rencananya akan diarahkan menjadi jalan trans sulawesi, seharusnya ruas jalan tersebut dikerjakan menggunakan anggaran Balai Jalan Provinsi Gorontalo (BPJN) agar tidak boros. Tapi pada ruas jalan Huongo-Tanah Putih ini menggunakan 2 mata anggaran yaitu untuk penimbunan badan jalan dan shourcut menggunakan APBD Kabupaten Boalemo tahun 2026 senilai 6 miliar rupiah. Dan untuk pengaspalanya menggunakan anggaran dari Balai Jalan Provinsi Gorontalo.

Tentu saja kami menilai pada pekerjaan jalan Huongo-Tanah Putih ini ada yang janggal. Kejanggalanya dimana?

Jalan ini kan sudah dianggarakan pada pemerintahan Rum Pagau sekitar tahun 2016 lalu kalau tidak salah, yang tentu saja sudah memakan anggaran pada tahun sebelumnya. Mengapa masih lagi dianggarkan, ini kan sudah jadi dobel anggaran yang tentunya sangat merugikan negara.

Apalagi kami melihat langsung dilapangan proses timbunan badan jalan yang memakan APBD Kabupaten Boalemo tahun 2026 sebesar 6 miliar itu bukanlah jumlah yang sedikit. Tapi proses timbunanya kami melihat hanya asal jadi atau kualitas timbunanya tidak bagus.

“Kami pun Garda Satu Provinsi Gorontalo berharap pihak kontraktornya jangan asal jadi atau material yang digunakan jangan asal ambil. Disamping itu, kami minta APH untuk mengecek anggaran yang digunakan pada pekerjaan jalan Huongo-Tanah Putih itu pada tahun 2016 lalu realisasinya sampai dimana. Sebab, pada 2026 ini ada tambahan anggaran lagi pada pekerjaan yang sama. Jangan sampai ada dugaan tindak pidana kurupsi disitu. “Ungkap Ketua Garda Satu Provinsi Gorontalo Kisman Abubakar pada Selasa, (4/8/2026).

Red.

banner1

Pos terkait